Breaking News
Live Update Berita Terkini

Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih Berada di Jakarta Timur Sejak 2007

Rabu, 16 Agu 2023
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
6.1K pembaca

Laporan : Hafithro / Editor : YR

Jakarta [kabarpublik.id] – Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Administrasi Jakarta Timur diwarnai pengecekan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih di Ruang Serbaguna Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (16/8/2023).

Bendera yang akan dibentangkan saat Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia itu ternyata sudah berada di Kantor Walikota Jakarta Timur sejak 2007.

Kendati sudah berada di Jakarta Timur selama 16 tahun, namun duplikat Bendera Pusaka Merah Putih itu akan kembali dikibarkan saat Upacara Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2023, di halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur.

“Ini masih layak untuk dikibarkan. Jadi, besok, bendera ini tetap akan kita kibarkan,” kata Walikota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar saat memimpin pengukuhan Paskibraka dalam keterangan pers.

Hal itu diungkapkan Kepala Departemen Peningkatan Kompetensi Pelaksana Pusat Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Dede Sutrisna kepada tim Sudin Kominfotik Jakarta Timur. Ia juga menjelaskan bendera tersebut merupakan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih yang dibagikan Pemerintah Pusat pada 1969.

Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih merupakan bendera yang tidak dijahit dengan mesin tapi menggunakan alat tenun sehingga tidak ada jahitan di tengah bendera antara warna merah dan putih.

“Warna merah dalam bendera bukan warna kimia, tapi warna dari kulit kayu pohon, jadi benar-benar dari alam Indonesia,” tutur Dede.

Jejak perjalanan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih baru sampai di Kantor Walikota Jakarta Timur pada 2007 karena sebelumnya sempat tidak terdeteksi.

Dede yang mendapat tugas di Jakarta Timur bersama stafnya dan Protokol Kepresidenan menemukan masih adanya beberapa duplikat Bendera Pusaka Merah Putih.

“Dia (staf) datang ke rumah saya membawa dua buah bendera, satu dari satin lebih bagus, tapi saya pilih satunya lagi karena memang antara merah putih tidak terjahit. Nah, ini yang asli saya bilang, satunya (satin) dikembalikan ke Istana, satunya saya terima, yang satu ini,” lanjut Dede.

Jakarta Timur menjadi satu-satunya wilayah di DKI Jakarta yang masih memiliki duplikat Bendera Pusaka Merah Putih. Kurangnya pemeliharaan membuat duplikat Bendera Pusaka Merah Putih yang dibagikan ke-430 kabupaten/kota pada 1969 banyak yang sudah hilang.

Pembuatan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dilakukan pemerintah pusat ketika itu karena Bendera Merah Putih pertama yang dijahit Istri Presiden Soekarno, Fatmawati pada Oktober 1944, kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk dikibarkan pada Hari Kemerdekaan pada 1969.

Dari situlah kemudian dibuat duplikat Bendera Pusaka Merah Putih yang kemudian dibagikan pada 5 Agustus 1969 di Istana Negara. Duplikat ini di produksi dan dibagikan kepada seluruh gubernur/kepala daerah tingkat I di Indonesia dan daerah tingkat II.

Bendera Pusaka Merah Putih milik Jakarta Timur, Dede memastikan masih bisa digunakan. Usianya akan berakhir ketika pejabat pemerintah memutuskan layak atau tidaknya untuk kembali digunakan.

“Sampai pejabat pemerintah mengatakan ini sudah tidak layak, maka bendera tidak akan digunakan,” tandasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.