Laporan : Ifan Saluki
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Kementerian PPPA Lenny N. Rosalin, S.E., M.Sc., M.Fin mendorong Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mengintegrasikan Pengarusutamaan Gender (PUG) ke dalam program pembangunan daerah.
Menurut Lenny, integrasi PUG ini menjadi suatu strategi penting dalam mewujudkan keadilan gender dan mengatasi ketidaksetaraan dalam pembangunan.
Hal ini disampaikan Lenny N. Rosalin saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengarusutamaan Gender (PUG) tingkat Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Provinsi Gorontalo, di Fox Hotel, Kota Gorontalo, pada Senin (04/03/2024).
“Bagi Bappeda, saya mohon minimal di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), program PUG ini dapat dimasukkan. Sebab, langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi kebijakan dan program, mencerminkan kesetaraan gender,” ujar Lenny.
Lebih lanjut, Lenny menekankan bahwa integrasi PUG bukan hanya sekadar memenuhi formalitas, tetapi harus tercermin dalam setiap aspek program pembangunan.
“Ketika kita berbicara tentang pembangunan, kita tidak bisa mengabaikan separuh populasi yang merupakan perempuan. Mereka juga memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan masyarakat dan ekonomi,” ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, dirinya memberikan contoh konkrit tentang bagaimana integrasi PUG dapat diwujudkan dalam sektor-sektor pembangunan, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur. Ia juga menekankan pentingnya keadilan gender dalam membangun Gorontalo yang lebih baik.
“Saya berharap Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat mengimplementasikan Pengarusutamaan Gender sebagai dimensi integral dalam siklus perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan dan program pembangunan,” harapnya.
Dorongan dari Deputi Bidang Kesetaraan Gender ini mencerminkan komitmen untuk menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan. Keberhasilan pembangunan menurutnya, diukur melalui lensa kesetaraan dan keadilan gender.
“Sinergi lintas sektor diharapkan memastikan manfaat pembangunan yang setara dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.





