DANA INSENTIF NAKES DI PUSKESMAS PULUBALA SANGAT KECIL DAN LAMBAT PEMBAYARANNYA, INI PENJELASAN KAPUS

Laporan : Hidayat Mokambu (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba


KABUPATEN GORONTALO [KP] – Memprihatinkan, sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas penanganan Covid-19 di Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Pulubala sampai dengan hari ini Dana insentifnya belum terbayarkan.

Padahal, Nakes merupakan salah satu garda yang berada di garis terdepan dalam penanganan Virus Covid-19.


Berbagai informasi yang dihimpun oleh media kabarpublik.id, terungkap dana insentif yang belum diterima oleh Nakes di Puskesmas Pulubala merupakan dana insentif selama 3 bulan, yakni bulan Maret, April dan Mei.


Dari 18 Nakes Bidan yang bertugas menangani pasien ODP, PDP dan OTG, 15 diantaranya sudah terbayarkan.


Adapun nominal Insentif yang diterima oleh 15 orang Bidan selama 3 Bulan berjumlah Rp.500.000., sehingganya, setiap Bidan hanya mendapatkan Rp.33.000 perorang selama 3 bulan.

Sayangnya, 3 diantaranya belum menerima dana insentif tersebut.

Parahnya lagi, satu diantaranya sedang menjalani isolasi mandiri, dan sementara menunggu jadwal untuk dilakukan Swab test dikarenakan beberapa waktu yang lalu sempat berkontak langsung dengan pasien Covid-19.


Saat di konfirmasi hal ini kepada Kepala Puskesmas Pulubala, Fatma Mus Abdul, SKM, dirinya menyangkal akan hal itu. Fatma mengatakan bahwa, dana insentif yang diberikan kepada Nakes baru sebagian saja.


“Tidak seperti itu, memang beberapa Perawat sudah diberikan, namun tidak sampai disitu, Bidan juga akan diberikan. Memang di Bidan tersebut, baru ada salah satu orang yang diberikan, dan uangnya sudah terkumpul sama Bendahara dan nanti akan diberikan,”ucapnya.


Dirinya pun menambahkan bahwa pembayaran dana insentif ini, akan segera diselesaikan secepatnya.


“Uangnya memang ada pak, rencana hari Selasa ini dibagi, cuma memang kemarin itu, kami sudah disibukkan dengan beberapa pasien yang masuk,” tambahnya lagi.


Ditambahkan Fatma jika besaran nominal yang akan diterima oleh tiap Bidan masih akan dilihat berdasarkan catatan.


“Jadi untuk Bidan, nanti akan kita lihat sesuai jumlah Bidan yang turun di Desa yang telah memeriksa ibu hamil, karena untuk nominalnya beda-beda,” tuntasnya.#[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar