BST TAHAP PERTAMA DI RAJA AMPAT MULAI DISALURKAN

Selasa, 2 Jun 2020
Kepala Dinas Sosial Raja Ampat, Martha Sanadi
Dengarkan dgn suara Siap
5.7K pembaca

Laporan : Rijali (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

RAJA AMPAT [KP] – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI Tahap I mulai di salurkan kepada masyarakat Raja Ampat. Bantuan diperuntukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan besaran Rp. 600 ribu.

“Mulai hari ini kita bagikan BST dari Kementerian Sosial RI, mulai dari Distrik Kota Waisai kami atur jadwal secara baik, tidak ada yang berkerumun dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan”, kata Kepala Dinas Sosial Raja Ampat, Martha Sanadi ketika di temui di Kantor Dinas Sosial, Selasa (02/06/2020).

Bantuan yang mulai dibagikan hari ini masih tahap pertama dengan sebesar 600 ribu per KK, dan itu dapat diberikan selama tiga bulan terhitung mulai bulan April, Mei dan Juni.

“Tahap satu ini baru 600 ribu, setelah kami berikan, maka akan membuat laporan ke pusat baru mungkin dilanjutkan tahap berikutnya”, jelas Martha.

Selain itu, terkait mekanisme penyaluran BST bagi masyarakat yang berada di Kampung-kampung, Martha menjelaskan, akan ada Tim dari PT Pos Indonesia di dampingi Dinas Sosial, TNI dan Polri yang akan turun langsung untuk memberikan.

“Tidak mungkin kita suruh masyarakat kampung datang hanya ambil bantuan 600 ribu, sementara biaya transportasinya lebih besar”, ucapnya.

Lanjut Martha, untuk 149 KK Penerima Manfaat di Kota Waisai, data tersebut dari Kementrian yang banyak belum di Verfiksi, tetapi hal tersebut sudah di adakan pembahasan bersama dengan Kepala Distrik dan para Kepala lurah sehingga KPM yang tidak sempat berada di tempat, maka bantuanya masih akan di tahan karena ini juga baru tahap satu.

“Jadi bagi penerima manfaat yang belum sempat terima di tahap pertama ini nanti akan diberikan bersamaan pada tahap II atau Tahap III”, katanya.

Selain itu, di beberapa Distrik diluar kota Waisai diantaranya, Waigeo Timur, Wawarbomi, Waigeo Utara, Ayau, Kepulauan Ayau, dan Supnin yang rencana akan disalurkan pada besok hari, Rabu (03/05). Sementara Untuk Misool dan sekitarnya belum disalurkan pada tahap pertama.

“Untuk Misool dan sekitarnya karena jangkauanya jauh maka kami belum bisa salurkan untuk tahap pertama ini, karena anggaran yang di terima tidak sebanding dengan biaya transportasi, jadi kami akan menunggu tahap II dan III baru disalurkan. Namun Untuk Kota Waisai dan sekitarnya yang masih mudah di jangkau seperti Waigeo selatan, Meosmansar, dan wilayah Teluk penyaluran tetap berjalankan”, terangnya.

Martha berharap, anggaran yang diberikan ini walaupun kecil, namun bisa di manfaatkan dengan baik di tengah-tengah situasi Covid-19 saat ini.

“Bantuan ini jangan dilihat dari besaran nilainya, tapi ini merupakan kepedulian Pemerintah baik itu dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah atas situasi wabah yang mengancam segala aspek kehidupan masyarakat saat ini”, tandasnya #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.