BELUM MEMENUHI TARGET, WALIKOTA EVALUASI PENYERAPAN TRIWULAN IV 2019

Senin, 13 Jan 2020
Walikota Gorontalo Marten A. Taha, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Penyerapan Triwulan IV tahun 2019 Kota Gorontalo.(Doc. Foto : Humas Pemkot)
Dengarkan dgn suara Siap
5.3K pembaca

Laporan : Muzamil Hasan

Editor : Mahmud Marhaba

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

KOTA GORONTALO [KP] – Dari penyerapan anggaran Triwulan IV di tahun 2019 kemarin, realisasi fisik mencapai 96 persen dan keuangan 91 persen. Menurut Walikota Gorontalo Marten A. Taha, Senin (13/01/2020) saat Rapat Koordinasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Tiwulan IV, bahwa hasil ini belum memenuhi target yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Kota Gorontalo.

Hal ini kata Walikota, karena disebabkan beberapa hal, diantaranya proses Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa yang belum optimal, penumpukan belanja modal di Triwulan III dan IV. Terakhir penggabungan DED dan konstruksi di tahun yang bersamaan.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut saya mengingatkan kembali kepada instansi penanggung jawab program dan kegiatan, agar lebih mengoptimalkan Perencanaan Pelaksanaan Program dan Kegiatan, terutama dalam penyusunan target kegiatan para KPA dan PPTK,” ujar Marten.

Marten juga memberikan penguatan terhadap seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, agar menjadi perhatian seluruh pejabat instansi.

Penguatan yang dimaksudkan kata Walikota, mempercepat proses tender Pengadaan Barang dan Jasa, terhadap kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBD tahun anggaran 2020.

Sehingga pelaksanaan kegiatan dimaksud urai Walikota,  dapat diselesaikan tepat waktu, dan tidak melampaui tahun 2020.

Kemudian dalam melaksanakan program dan proyek pembangunan terang Walikota, agar berpedoman pada peraturan perundang – undangan yang berlaku,  terutama yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa.

“Untuk para pengguna anggaran, agar terus mengevaluasi kinerja para KPA dan PPTK secara berkala, melalui rapat atau pertemuan secara internal di masing-masing OPD. Khusus untuk para camat dan lurah, diharapkan untuk dapat mengawal dan mengawasi pelaksanaan dana pengembangan kelurahan, mengingat pekerjaannya dilaksanakan secara swakelola dan pada tahun 2020, yang disepakati swakelola tipe 4 yakni direncanakan, dilaksanakan dan diawasi oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas),” jelas Marten.

Dijelaskan Marten,  penyerapan anggaran selalu menjadi topik atau isue utama setiap tahunnya. Optimalisasi penyerapan anggaran sering dibahas, karena berkaitan dengan pertumbuhan perekonomian suatu daerah. Hal ini disebabkan karena belanja pemerintah daerah turut menjadi penentu pertumbuhan ekonomi, karena variabel dominan pendorong pertumbuhan perekonomian saat ini, adalah faktor konsumsi baik dari masyarakat maupun pemerintah.

Menurut teori pertumbuhan endogen yang dipelopori oleh Paul M. Romer dan Robert Lucas, jelas Marten, pengeluaran pemerintah memiliki peran di dalam pertumbuhan perekonomian. Dengan asumsi implikasi pengeluaran pemerintah adalah untuk kegiatan produktif, misalnya belanja infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik yang dapat menstimulus perekonomian.

Contohnya kata Marten,  pembangunan jalan, gedung dan fasilitas umum lainnya yang dapat mendorong investasi. Dengan adanya investasi maka keadaan perekonomian akan berkembang, karena dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja. Yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat.

Anggaran urainya, merupakan hal yang penting dan mendasar untuk jalannya suatu proyek pembangunan, baik berskala makro maupun mikro. Olehnya perlu sistem penganggaran yang baik, sehingga memudahkan dalam tercapainya suatu rencana atau proyek pembangunan. Selain sistem, juga perlu adanya alokasi anggaran yang tepat dan taksiran terhadap penerimaan dan pengewaran, transparansi serta secara cermat menetapkan target baik fisik maupun keuangan.

“Sebab anggaran memiliki dua macam fungsi, diantaranya sebagai alat perencanaan dan juga alat pengendalian,” tandasnya.#[KP/HMS]

No More Posts Available.

No more pages to load.