Laporan : Ifan Saluki
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Penjabat (Pj) Ketua TP. PKK Kota Gorontalo, Suharti Madjid Daud, berharap pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil (Bumil) kurang energi kronis (KEK) dan anak pra sekolah dapat menangani stunting.
Harapan itu disampaikan Suharti Daud Madjid pada kegiatan pemberian makanan tambahan bagi Bumil KEK dan anak pra sekolah yang beresiko stunting atau kurang gizi di dua Puskesmas, yakni Kecamatan Kota Barat dan Pilolodaa, Selasa (1/10/2024).
“Semoga pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak pra sekolah yang beresiko stunting ini bisa menekan jumlah stunting di Kota Gorontalo, makanan tambahannya diminum yaa ibu ibu,” harap Suharti.
Suharti menegaskan, bantuan untuk Bumil dalam menangani stunting sangatlah penting. Sebab, kata dia, pencegahan stunting harus dilakukan melalui Bumil, mulai dari hamil hingga melahirkan.
“Gizi ibu hamil itu mesti dipenuhi. Usahakan sekarang ibu-ibu yang lagi hamil ini bisa cek kesehatannya,” ungkap Suharti.
Selanjutnya kata Suharti, ketika anak sudah lahir, pemenuhan gizi pun masih berlanjut agar anak tidak terdampak stunting atau kurang gizi.
“Berikutnya ibu-ibu ketika pemenuhan gizi sudah selesai ketika hamil, saat lahir pun hingga umur tertentu mesti diperhatikan juga pemenuhan gizinya utamanya protein, untuk mencegah stunting atau kurang gizi,” ungkap Suharti yang juga sebagai Bunda PAUD Kota Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Suharti juga menjelaskan tentang Bumil KEK. Menurutnya, seorang Bumil bisa terdampak KEK lantaran kekurangan energi kronis, yaitu kondisi gizi buruk akibat defisit kalori dan protein yang berkepanjangan.






