Laporan : Ifan S. Saluki
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone Bolango Azan Piola menekankan agar penataan dan perencanaan aliran sungai Bone dan sungai Bolango dilakukan dengan baik.
Sehingga kedepan kata Azan, diharapkan tidak terjadi lagi bencana banjir dan tanah longsor di daerah Bone Bolango.
“Ini harus dilakukan dengan baik, sehingga kedepan tidak ada lagi bencana – bencana di daerah Bone Bolango. Karena kita memiliki aset yang besar berupa jembatan dan lain sebagainya. Nah jika ini habis atau roboh maka kita akan kehilangan aset Milyaran rupiah bahkan lebih,” Ungkap Azan
- Pimpin Rapat Tol, Gubernur Sumbar Minta Segera Tuntaskan Pembebasan 571 Bidang Lahan
- World Water Day 2022: Pentingnya Kelestarian dan Perlindungan Siklus Air untuk Ketersediaan Air yang Berkelanjutan di Tengah Perubahan Iklim
- Bupati Eka Putra Apresiasi Program dan Kegiatan S3 Yayasan Mutiara Hati Annisa
Untuk itu, Azan Piola meminta agar Balai Sungai dan Pemerintah Daerah Bone Bolango harus proaktif lagi untuk menangani persoalan tersebut. Karena hal ini menurut Azan, dapat mengancam masyarakat yang mendiami lokasi rawan bencana tersebut.
“Saya berharap agar Balai Sungai dan Pemda BoneBol harus proaktif lagi untuk menangani masalah ini. Jangan hanya melakukan perencanaan dari rumah atau kantor saja, namun harus turun langsung dilapangan, agar hal ini bisa melihat langsung dimana titik – titik rawan bencana yang harus ditangani. Sehingga kedepan tidak ada lagi bencana – bencana di daerah tersebut,” Tegas Aleg PPP ini. #[KP]






