Breaking News
Live Update Berita Terkini

32 Pejabat Provinsi Ikuti Assesment Tahun 2023

Selasa, 28 Feb 2023
Editor:
Kepala Bidang Mutasi Promosi dan Pengembangan Karir Aparatur BKD Provinsi Maluku Utara, Riyan Kurniawan. [Foto : Istimewa]
Dengarkan dgn suara Siap
7.5K pembaca

Laporan : Yadi
Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melaksanakn Assesment Jabatan Tinggi Pratama Tahun 2023 di Kota Ternate, Selasa (28/02/2023)

Assesment ini berdasarkn Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen   PNS dan Permenpan RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Assesment tersebut dibuka oleh Prof. Dr. Husen Alting, SH., MH disaksikan langsung oleh Kepala BKD Provinsi Maluku Utara, Idrus Assagaf, dan tim Asessor dari Universitas Khairun Ternate.

Kepala Bidang Mutasi Promosi dan Pengembangan Karir Aparatur BKD Provinsi Maluku Utara, Riyan Kurniawan mengatakan,  pelaksanaan Asesment Jabatan Tinggi Pratama ini Insha Allah direncanakan sampai Sabtu.

“Hari ini kan baru Assesment pertama tes psikologi dan besok. Untuk pagi ini dan sore ada beberapa sesi. Asesor-nya sendiri dari Psikologi, Universitas Khairun Ternate,” ucapnya kepada media ini di Royal Resto Ternate.

Sementara makalah dan wawancara dari tim Panitia Seleksi atau Pansel pada akhir Minggu. Untuk jumlah peserta yng mengikuti Assesment sebanyak 32 orang, terdiri 7 jabatan diantaranya, Kepala Dinas ESDM, Kepala Disperindag.

Selanjutnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Kepala Biro  Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, atau Adbang, Kepala Dinas   Pariwisata, dan Direktur RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate.

Ditambahkan, Assesment hari ini dan besok  ada khususan, artinya, peserta yang sudah ikuti  Asesment 2 tahun terakhir dia bisa ikut dan bisa tidak. Kalau tidak ikut berarti dia menyertakan sertifikat hasil Assesmentnya di 2 tahun terakhir.

“Jadi nanti disampaikan ke tim Pansel karena itu akan di pakai untuk nilai hasil Assesment kali ini, tapi di pakai nilai yang  dulu, cuman itu  berlaku dua tahun terakhir saja,” ujar Riyan.

Pasca dari Asesment ini pihaknya berharap bisa mendapatkan ASN atau SDM berkompeten yang bisa menjalankan roda pemerintahan, khususnya di OPD yang dia tuju karena setiap peserta sudah punya visi-misi menyangkut  apa-apa yang akan dilaksanakan di OPD tersebut. #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.