Laporan : Ifan S. Saluki
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Wali Kota Gorontalo Marten Taha meminta agar pengelolaan dan pemungutan pajak dan retribusi dapat dimaksimalkan. Sehingga itu diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini disampaikan Wali Kota Marten Taha pada kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek) Pemeriksaan dan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah dalam menunjang PAD Kota Gorontalo, Selasa (15/11/2022) di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Dikatakan Marten, bahwa Kota Gorontalo memiliki peluang dan keuntungan lebih dalam hal pemungutan pajak dan retribusi daerah. Hal ini didukung karena aktivitas ekonomi masyarakat berpusat di Kota Gorontalo sebagai Ibu Kota Provinsi.
Mulai dari hotel, restoran, hingga rumah makan dengan tingkat okupansi yang cukup tinggi, membuat Kota Gorontalo memiliki banyak potensi objek pajak daerah.
“Peluang ini harus dimanfaatkan dengan baik. Agar dengan geliat ekonomi masyarakat yang sudah mulai pulih ini, diharapkan peningkatan pendapatan daerah kita akan membaik,” pinta Marten Taha.
Meski begitu lanjut Marten, peningkatan PAD ini pada hakikatnya juga harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Agar masyarakat akan lebih menikmati hasil dari apa yang sudah dibayarkan sebagai salah satu kewajibannya.
Untuk itu, Wali Kota meminta kepada pihak terkait agar melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap hasil – hasil pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Sehingga diharapkan, potensi – potensi penerimaan daerah ini tidak dapat disalahgunakan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab yang sudah melakukan pemungutan pajak dan retribusi namun tidak melakukan penyetoran secara penuh hasil tersebut ke Kas Pemkot Gorontalo.
“Olehnya itu, saya berharap komitmen nyata dari kita semua dalam mengawasi dan mengembangkan potensi penerimaan yang ada di Kota Gorontalo,” pintanya. #[KP]






