Wagub Papua Pegunungan Minta Perang Suku di Wamena Dihentikan

Sabtu, 9 Mei 2026
Wagub Papua Pegunungan Ones Pahabol didampingi Bupati Jayawijaya Atenius Murib diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. ANTARA/Yudhi Efendi
Dengarkan dgn suara Siap
8.6K pembaca

WAMENA (kabarpublik.id) – Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, meminta masyarakat di delapan kabupaten di Papua Pegunungan untuk menghentikan perang suku dan segala bentuk kekerasan.

Pernyataan itu disampaikan menyusul masih terjadinya konflik antarsuku di wilayah Wouma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, yang melibatkan kelompok dari Kabupaten Lanny Jaya.

“Kami minta dengan tegas menghentikan konflik dan kekerasan dalam rumah tangga hingga perang suku harus dihentikan sekarang juga,” kata Ones Pahabol di Wamena, Sabtu.

Menurut Ones, perang suku tidak boleh lagi dianggap sebagai budaya masyarakat asli Papua, khususnya di wilayah Papua Pegunungan maupun lima provinsi di Tanah Papua.

Ia menilai konflik berkepanjangan hanya akan menghilangkan nilai kemanusiaan dan memperburuk kondisi sosial masyarakat.

“Dengan terjadinya perang suku dan kekerasan, harga diri manusia menjadi hilang. Karena itu kami meminta semua bentuk kekerasan dihentikan,” ujarnya.

Ones juga mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai keagamaan dan menjauhi tindakan kekerasan demi terciptanya kedamaian di Papua Pegunungan.

Selain itu, ia menyoroti kebiasaan pembayaran kepala korban perang suku yang selama ini kerap dibebankan kepada pemerintah daerah melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak seharusnya lagi menggunakan dana APBD untuk pembayaran tersebut.

“Sebagai pemerintah, kami harus mengikuti hukum Tuhan dan hukum positif dalam menyelesaikan persoalan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan warga dapat bersama-sama menjaga keamanan serta menghentikan konflik antarsuku demi terciptanya situasi yang damai dan kondusif di wilayah Papua Pegunungan.

No More Posts Available.

No more pages to load.