Laporan : Jhen
Editor : YR
SUMATERA BARAT [kabarpublik.id] – Sikapi masalah keluarga dan antisipasi perceraian dini, Dosen UIN Mahmud Yunus berkolaborasi dengan STAI Balai Selasa Pesisir Selatan merespon persoalan tersebut dengan melakukan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat melalui Konseling Berbasis ABS-SBK di Kecamatan Lintau Buo Utara Jorong Mawar, kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 09 sampai dengan 11 Desember 2022.
Sebelum kegiatan ini dilakukan, telah dilakukan pendalam terhadap persoalan yang sering muncul yang berakibat tidak harmonisnya kehidupan keluarga.
Selanjutnya tim bertemu langsung dengan ibu ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra (istri bupati Tanah datar), dalam pertemuan tersebut beliau sangat mendukung program ini karena sejalan dengan program PKK Kabupaten Tanah Datar yakni antisipasi perceraian dalam mengurangi tingkat stunting di Kabupaten Tanah Datar.

Selain itu, tim juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan Lintau Buo Utara, yang diwakili oleh Sekcam yakni Anjakri, S.Pd.
Dimana dirinya mengungkapkan “kegiatan ini sangat bermanfaat, dan kami memberi dukungan penuh terhadap kegiatan ini, selanjutnya beliau memberikan pernyataan bahwa kegiatan merupakan yang pertama dilakukan oleh perguruan tinggi, sambil tersenyum beliau menyampaikan terima kasih kepada UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan STAI Balai Selasa.
Sejalan dengan itu Wali Nagari yang ada di Kecamatan Lintau Buo Utara juga menyatakan dukungan penuh terhadap program pengabdian ini, seperti yang disampaikan wali Nagari Tanjung Bonai Bapak Bendrizal, S.Pd, wali nagari Tapi Selo bapak Genta Maulana dan wali nagari lubuk jantan diwakili oleh sekretaris Nagari Bapak Hemansyah.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Perguruan tinggi kepada kehidupan social masyarakat, khususnya masalah pernikahan dini dan problem kehidupan yang dialami keluarga.
Berdasarkan data yang diperoleh munculnya masalah dalam kehidupan berkeluarga khususnya suami dan istri lemahnya ketahanan psikologis dan rendahnya spiritual.
Berkenaan dengan itu tim PKM melakukan gerakan cepat, yang dikoordinator oleh ketua Tim Pengabdian Bapak Dr. Irman, S.Ag., M.Pd Dosen Mahmud Yunus Batusangkar, dengan Anggota tim Dosen UIN Batusangkar yang lainnya yakni Ibuk Dr. Silvianetri, M.Pd., Kons, Putri Yeni, S.Pd.I., M.Pd, serta mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling UIN Mahmud Yunus Batusangkar, serta Tim dari STAI Balai Selasa Pesisir Bapak Hertasmaldi, S.HI., MA, Mardianton, S.E., M.Pd dan Herman.

Pendampingan untuk tahap awal dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 09 s.d 11 Desember 2022 bertempat di Jorong Mawar II Batang Jungkang.
Banyak hal-hal menarik yang ditemukan di lapangan mulai dari kenapa muncul pernikahan dini hingga menimbulkan perceraian bagi pasangan muda yang telah menikah.
Salah satu faktor penentu terjadinya kondisi tersebut, yakni lemahnya ketahanan psikologis dan spritual pasangan yang menikah. Ketika kehidupan berkeluarga tidak didasari dengan ilmu agama, suami dan istri tidak paham hak dan kewajiban yang mesti dipenuhi keduanya, serta tanggung jawab dalam menafkahi anak. Kondisi-kondisi ini seharusnya dipahami oleh pasangan suami istri jauh sebelum menikah.
Dalam kegiatan pendampingan ini Tim pengabdian berusaha memberikan konseling berupa konseling berbasis ABS-SBK untuk menumbuhkan ketahanan Psikologis pasangan muda yang menikah dalam usia dini, agar bertahan dalam menghadapi masalah serta mampu hidup rukun dalam rumah tangga, serta terwujudnya kehidupan keluarga sakinah mawaddah warrahmah. #[KP]





