Laporan : Ruslin Paputungan (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BOLMONG [KP] – Masi teringat janji manis yang pernah dikatakan oleh orang nomor satu di Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk menarik simpati dan dukungan masyarakat saat mencalonkan diri sebagai Bupati Bolmong 2017 Silam. Salah satu poin yang pernah dijanjikan oleh Dra. Yasti Soepredjo Mokoagow pada Visi-Misinya akan mengalokasikan angaran Daerah untuk Beasiswa bagi Putra Putri Bolmong yang ingin melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi.
Namun apa dikata, sudah berkisar tiga tahun menduduki tahta kepemimpinan di Kabupaten tertua di Bolaang Mongondow Raya (BMR) mantan anggota DPR-RI dua periode itu belum lagi mampu merealisasikan janjinya hingga salah satu aktivis muda di Bolmong angkat bicara.
Kepada Wartawan kabarpublik.id , mantan Ketua Kerukunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Lolak (KPMKL) Reza D Tohis, S.Pd, M,Ag, mengatakan, sangat di sayangkan sudah tiga tahun berlalu namun ternya janji Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow ternyata sampai saat ini belum ada kejelasan.
βJika demikian adanya konsep dan komitmen Yasti untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dipertanyakan,” ungkap Tohis, Jum’at, (03/07/2020).
Menurutnya, jika mau mengembangkan atau membangun daerah, maka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah wajib hukumnya. Karena hal ini sudah dibuktikan dalam berbagak sejarah peradaban yang ada.
Sehingganya untuk meningkatkan SDM juga berlaku bagi setiap daerah-daerah Kabupaten, termasuk Bolmong. Jadi, bila Bolmong ingin berkembang, atau CERDAS, HEBAT dan MAJU sesuai dengan slogan Bupati. Maka perlu ada keseriusan membangun SDM termasuk pemberian Beasiswa,” tambah Alumni UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta itu.
Lebih jauh Tohis menerangkan, Pemerintah Daerah (Pemda) harus mendorong kualitas pendidikan melalui pengadaan sarjana-sarjana terutama tingkat S2 (magister) Dan S3 (doktor). karena menurutnya S2 dan S3 lah sebagai orang-orang yang nantinya yang paham dibidangnya.
βSemisal doktor Ilmu politik, ahli bidang politik orang-orang ini kemudian tempatkan dalam struktur pemerintahan. Dengan begitu pemerintahan akan berjalan dengan baik, karena dikelola oleh ahlinya,”Jelasnya Lagi.
“Melihat kondisi Bolmong saat ini, sudah saatnya Pemda harus melakukan hal-hal tersebut. Terutama menyekolahkan anak-anak daerah sampai tingkatan Magister dan Doktor jika memang ingin meningkatkan SDM di Bolmong,” kuncinya.#[KP]





