Breaking News
Live Update Berita Terkini

Suanggi: Ilmu Kutukan, Hadirkan Horor yang Terinspirasi dari Kisah Nyata Indonesia Timur ke Layar Lebar 2026

Jumat, 17 Jul 2026
Editor: Ati Modjo
Film Suanggi Ilmu Kutukan. (Ist)
Dengarkan dgn suara Siap
4.7K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya horor yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara. Film Suanggi: Ilmu Kutukan hadir sebagai adaptasi fiksi yang terinspirasi dari kisah masyarakat Indonesia Timur mengenai Suanggi, sebuah kepercayaan yang masih dikenal di berbagai daerah hingga saat ini.

Cerita tentang Suanggi berkembang di Papua, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sejumlah wilayah lain di Indonesia Timur. Setiap daerah memiliki versi yang berbeda, mulai dari sosok kakek atau nenek tua, makhluk bermata merah, hingga bola api yang dipercaya memiliki kekuatan gaib.

Sutradara Dom Dharmo mengatakan film ini tidak hanya menyuguhkan teror, tetapi juga mengangkat nilai budaya dan persoalan kemanusiaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Indonesia memiliki kekayaan cerita rakyat yang luar biasa. Melalui film ini kami ingin memperkenalkan budaya Indonesia Timur kepada masyarakat luas sekaligus menghadirkan kisah tentang keluarga, kepercayaan, ketakutan, dan perjuangan manusia,” ujarnya.

Berbeda dengan kebanyakan film horor yang mengambil latar mitologi Pulau Jawa, Suanggi: Ilmu Kutukan menawarkan nuansa baru melalui riset budaya, pengembangan karakter, sinematografi yang menampilkan lanskap khas Indonesia Timur, serta tata suara yang dirancang untuk memperkuat atmosfer mencekam.

Mutiara Films bersama Subtube Studio resmi meluncurkan teaser poster dan teaser trailer film tersebut di Jakarta pada Rabu (15/7/2026). Acara tersebut dihadiri perwakilan executive producer, jajaran produser, sutradara, serta para pemeran, di antaranya Carissa Perusset, Pangeran Lantang, Iwa K, John Yewen, Dayu Wijanto, Stany Imbiry, Atina Akinoref, Obi Mesakh, dan Hendra Louis “Botak Bicara”.

Salah satu produser, Bona Pascal, menjelaskan bahwa film ini menjadi upaya menghadirkan perspektif baru dalam perfilman nasional dengan mengangkat cerita dari Indonesia Timur.

Menurutnya, Suanggi pada awalnya dipercaya bukan sebagai ilmu yang sepenuhnya jahat. Dalam tradisi tertentu, ilmu tersebut digunakan untuk tujuan baik, seperti penyembuhan dan membantu kehidupan masyarakat. Namun, ketika disalahgunakan, kekuatan itu berubah menjadi ancaman.

Pemeran utama Carissa Perusset mengaku banyak belajar selama proses produksi, terutama dalam memahami budaya Papua dan karakter yang diperankannya.

Ia memerankan Gia, seorang perempuan yang datang ke Pulau Kladum bersama kekasihnya, Beni. Untuk mendalami peran, Carissa dibimbing oleh pelatih dialek dan para pemain asal Papua.

Sementara itu, Iwa K, yang memerankan karakter Aroba, mengaku harus mempelajari logat khas Indonesia Timur dan melakukan observasi mendalam agar karakter yang dimainkan terasa autentik.

Komedian asal Papua, John Yewen, juga mengungkapkan pengalaman unik selama syuting. Pemeran Bapa John itu mengaku sempat mengalami kejadian mistis ketika mempelajari naskah bersama salah satu pemain lainnya.

Film Suanggi: Ilmu Kutukan dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 10 September 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.