MALUKU (kabarpublik.id) – Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, memperkuat sinergi antar-BUMN untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar mampu memberikan layanan yang lebih luas dan efektif bagi masyarakat desa.
Menurut Dony, pengembangan KDKMP saat ini masih berada pada tahap awal sehingga berbagai aspek layanan dan sistem operasional akan terus disempurnakan.
“Saat ini integrasi KDKMP masih dalam tahap awal. Ke depan, sistem akan terus dibenahi agar semakin tertata, layanannya semakin lengkap, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa,” ujar Dony dalam keterangannya, Kamis (16/7).
KDKMP diproyeksikan menjadi pusat layanan terpadu sekaligus penggerak ekonomi desa. Melalui jaringan koperasi yang tersebar di berbagai daerah, koperasi ini diharapkan mampu memperkuat distribusi berbagai kebutuhan pokok, seperti LPG 3 kilogram, beras SPHP, Minyakita, dan pupuk bersubsidi.
Selain itu, KDKMP juga akan menyediakan berbagai layanan lain, mulai dari penyaluran pembiayaan Mekaar, layanan perbankan BRILink, hingga akses logistik melalui Pos Indonesia. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mempermudah masyarakat desa memperoleh akses keuangan, logistik, dan kebutuhan dasar dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Untuk mendukung penguatan operasional KDKMP, Dony menggelar pertemuan dengan jajaran direksi sejumlah BUMN, antara lain Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, PTPN IV, RNI (ID FOOD), Bulog, dan Agrinas Palma.
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar-BUMN dalam mendukung operasional koperasi agar mampu memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Menurut Dony, sinergi lintas BUMN menjadi fondasi penting dalam mengembangkan KDKMP, tidak hanya sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, logistik, pembiayaan, dan program pemberdayaan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah diakses, dan merata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
“Sinergi antar-BUMN akan terus diperkuat agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu menjadi pusat layanan dan penggerak ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujar Dony Oskaria.





