Breaking News
Live Update Berita Terkini

Sinergi Pusat–Daerah Jadi Kunci Sukses MBG

Senin, 9 Feb 2026
Oleh: Eky
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus memberikan arahan kepada jajaran Pemkot Banjar dan Forkopimda di Pendopo Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).(Sumber: kemendagri.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
43.5K pembaca

BANJAR (kabarpublik.id) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyukseskan program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.

Penegasan tersebut disampaikan Akhmad Wiyagus saat memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kota Banjar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pendopo Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).

Dalam arahannya, Wiyagus menekankan bahwa MBG merupakan program prioritas nasional yang tidak bersifat sektoral. Program ini melibatkan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah, sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan.

“Ini adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terlebih Indonesia sedang berada pada era bonus demografi,” ujar Wiyagus.

Ia menyebut penguatan kualitas SDM dan kemandirian pangan sebagai pilar utama pembangunan nasional. Program MBG, lanjutnya, sejalan dengan delapan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, pemerintah daerah diminta menjadikan Asta Cita sebagai acuan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Ini menjadi pedoman kita dalam menjalankan pemerintahan daerah lima tahun ke depan,” katanya.

Terkait Kopdeskel Merah Putih, Wiyagus menjelaskan koperasi tersebut dirancang tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi rakyat. Kopdeskel diharapkan mampu menyerap produksi lokal, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

Ia mengungkapkan, secara nasional telah terbentuk lebih dari 81.000 unit koperasi secara kelembagaan. Kementerian Dalam Negeri berperan strategis dalam memfasilitasi pemerintah daerah, termasuk memonitor kesiapan lahan untuk pengembangan koperasi.

Wiyagus juga mengingatkan pentingnya integritas aparatur daerah dalam seluruh tahapan pelaksanaan program, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam pelayanan publik.

Di akhir arahannya, ia mengajak unsur Forkopimda Kota Banjar untuk menjaga kekompakan sebagai “super team” dalam menyukseskan program prioritas nasional. Pemerintah pusat, tegasnya, akan terus hadir mendampingi dan memfasilitasi daerah.

“Dalam super team itu ada para superman dan superwoman yang hadir di sini,” ucapnya.

Usai memberikan arahan, Wiyagus meninjau Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hegarsari Pataruman, Kota Banjar, untuk melihat langsung fasilitas layanan dan menyapa para petugas.

No More Posts Available.

No more pages to load.