Laporan : Tim KP/HMS Polda (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba
GORONTALO [KP] – Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail, MH kembali mengukir prestasi yang luar biasa. Setelah Polda Gorontalo yang dipimpinnya berhasil mendirikan Sekolah Kepolsian Negara (SPN) di Batudaa, kini melaui lobby yang panjang, Kapolri menyetujui usulan pembentukan RS Bhayangkara Gorontalo.

Hal ini disampikan Kapolda Jenderal Bintang Satu ini saat coffee Morning bersama Pejabat Utama Polda Gorontalo tadi pagi (Selasa 23/07/2019) pukul 07.30 wita. Ini dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Kapolri Nomor : Kep/1277/VII/2019 tanggal 22 Juli 2019 tentang Pembentukan Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Negara Republik Indonesia dimana dalam lampiran surat tersebut tercantum daftar nama Rumah Sakit Bhayangkara yang dibentuk antara lain: RS Bhayangkara Tingkat IV Cianjur, RS Bhayangkara Tingkat IV Gorontalo dan RS Bhayangkara tingkat IV Tarakan.
Rencananya Rumah Sakit Bhayangkara Polda Gorontalo akan dibangun di lahan seluas 50.000m2 di desa Tabongo kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo.
” Untuk pembangunan rumah sakit Bhayangkaran, kita sudah mengusulkan anggaran ke Mabes Polri sebesar Rp 56,7 Milyar yang akan digunakan untuk membangun fasilitas antara lain, gedung rumah sakit 2 lantai, aula, gerbang dan pos jaga, garasi , rumah genset, rumah gardu listrik, pengadaan IPAL rumah sakit, pengadaan resinator rumah sakit serta penyusunan AMDAL, sedangkan untuk alat-alat kesehatan nantinya pengadaannya langsung oleh Pusdokkes Polri,” ungkap Rachmad sambil berharap agar anggaran bisa muncul di APBN P 2019 ini, atau 2020 depan, sehingga pembangunan bisa segera laksanakan.

Sementara itu, ucapan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat terkait pembangunan Rumah Sakit ini pun mengalir. Mereka memberikan apresiasi kepada keberhasilan Kapolda yang mampu berjuang atas kehadiran Rumah Sakit Bhayangkara di Gorontalo.
βIni prestasi yang sangat luar biasa. Kapolda melalui lobby yang dibangunnya mampu meyakinkan Kapolri terhadap keberadaan SPN di Gorontalo yang kemudian disusul dengan rencana pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara,β ungkap DR. Sahmin Madina, S.Sos., M.Si Direktur Eksekutif Perspektif Gorontalo.
Ini tentunya, ungkap Sahmin Madina, wajib didukung oleh semua masyarakat Gorontalo sehingga fasilitas Rumah Sakit ini akan memberikan manfaat yang besar bukan saja kepada anggota Polri namun kepada masyarakat umum yang membutuhkan pengobatan secara intensif.
βMasyarakat wajib mendukungnnya. Pemanfaatannya juga untuk masyarakat Gorontalo karena RS ini juga dibuka untuk masyarakat umum. Terima kasih pak Kapolda atas perjuangannya,” ungkap Sahmin Madina. Β Β Β Β Β

Sementara itu Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pembangunan RS Bhayangkara menjadi salah satu Target Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail untuk direalisasikan.
“Selama kepemimpinan Kapolda Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail, MH target beliau adalah pembangunan SPN, Pembangunan RS Bhayangkara serta pembangunan Polres Gorontalo Utara. untuk pembangunan SPN sudah terwujud bahkan sudah beroperasi, untuk RS Bhayangkara sudah disetujui Kapolri artinya tidak lama lagi akan segera dilaksanakan pembangunannya, sedangkan untuk Pembangunan Polres Gorontalo Utara masih terus diperjuangkan, beberapa waktu lalu tim Uji Kelayakan dari Srena Polri juga sudah meninjau lokasi, ya mudah-mudahan bisa segera terwujud,β kata Wahyu.#[KP]










