News Update
Live Update Berita Terkini

Serangan di Laut Merah Mengancam Stabilitas Rantai Pasokan

Jumat, 24 Jul 2026
Editor: Jamalul Insan
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di selat Hormuz. (ANTARA/Anadolu/aa.)
Dengarkan dgn suara Siap
7.7K pembaca

MOSKOW  (Kabarpublik.id) – Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO), Arsenio Dominguez, pada Kamis mengatakan bahwa serangan terhadap kapal di Laut Merah membahayakan jalur perdagangan dan stabilitas rantai pasokan.

Pada Rabu, gerakan Ansar Allah Yaman, yang juga dikenal sebagai Houthi, mengatakan bahwa mereka telah menyerang dua kapal tanker Saudi dengan rudal dan drone karena melanggar larangan navigasi mereka di Laut Merah.

Sebelumnya pada hari itu, Otoritas Transportasi Umum Arab Saudi mengonfirmasi serangan terhadap kapal tanker Encelia di Laut Merah, yang mengakibatkan kebakaran.

“Laut Merah merupakan koridor maritim yang sangat penting untuk perdagangan internasional. Serangan berkelanjutan terhadap kapal di wilayah ini berisiko meningkatkan ketegangan, semakin mengganggu jalur perdagangan, dan merusak prinsip kebebasan navigasi,” kata Dominguez, seperti dikutip oleh layanan pers IMO.

Dia menyerukan de-eskalasi, dan mengatakan bahwa serangan-serangan tersebut mengancam nyawa para pelaut, keselamatan pelayaran internasional, lingkungan laut, dan stabilitas rantai pasokan global.

Dominguez juga menyatakan keprihatinannya atas kemungkinan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh insiden tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.