Breaking News
Live Update Berita Terkini

Semester Berakhir, Taher Harap Orang Tua Siswa Meningkatkan Pengawasan

Kamis, 23 Des 2021
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
13K pembaca

Laporan : Yadi / Editor : YR

MALUKU UTARA [Kabarpublik.id] – Akhirnya proses pembelajaran semester ganjil tahun pelajaran 2021-2022 berakhir. Ini setelah penerimaan laporan pendidikan diterima orang tua siswa SMA Negeri 10 Kota Ternate, Maluku Utara (Malut).

Namun sebelum penyerahan laporan pendidikan yang dilaksanakan di SMA Negeri 10 itu, ada tiga poin penting yang telah disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 10 Kota Ternate kepada orang tua murid.

Kepala SMK Negeri 10 Kota Ternate, Taher Hayat menyampaikan, sebelum penyerahan laporan pendidikan tadi, ada tiga poin penting telah disampaikan kepada orang tua murid.

“Pertama, saat ini kita masih dalam penerapan protokol kesehatan. Jadi kita tetap mengikuti anjuran tersebut, karena sampai saat ini surat edaran tentang pembelajaran terbatas belum berakhir,” ucap Taher kepada media ini di ruang kerjanya usai penyerahan laporan pendidikan, Kamis (23/12/2021).

Dirinya mengungkapkan, pada 3 Januari 2022 nanti sudah memasuki proses pembelajaran semester genap. Meski demikian,saat ini siswa kurang lebih 100 orang belum melakukan vaksinasi.

“Maka dari itu orang tua siswa harus memberikan izin kepada anaknya untuk melakukan vaksinasi, sehingga dalam proses pembelajaran semester genap nanti tidak ada kendala,” pinta Taher.

Kemudian kedua, keluarga dan sekolah harus terus meningkatkan ketahanan terhadap pengawasan kepada peserta didik kelas 10, 11 dan kelas 12, sebab akhir-akhir ini terlihat diluar sana banyak anak – anak menghirup lem Eha – Bond, selain minum keras.

“Maka dari itu kita harus meningkatkan ketahann terhadap pengawasan kepada anak-anak, baik di rumah maupun di sekolah, agar dipastikan saat mereka keluar dari rumah itu sampai di sekolah, begitu juga keluar dari sekolah harus sampai di rumah,” jelas Taher.

“Selain itu yang ketiga, orang tua siswa khusus kelas 12 pada semester nanti kita akan menghadapi ujian sekolah. Maka dari itu, segala administrasi dapat dipersiapkan sesuai dengan tuntutan ujian semester tersebut, agar hasilnya tidak mengecewakan,” pintanya lagi.

Kemudian terkait dengan pembangunan sekolah, dirinya mengatakan, pihaknya akan berupaya karena sampai saat ini ruang belajar yang dimiliki belum cukup. Olehnya itu, diminta kepada pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan dan pihak terkait kalau bisa menindklanjuti kekurangan – kekurangan sekolah.

Selain itu, menyangkut dengan libur, besok siswa sudah diliburkan. Mereka akan masuk sekolah 3 Januari 2022. Sedangkan untuk guru-guru sendiri tidak diliburkan sebab mereka mmpersiapkan untuk pelaksanaan proses belajar mengajar pada semester genap.

“Harapan kami kepada semua orang tua mengawasi anak-anak di rumah secara baik. Bukan hanya orang tua, kami juga akan mengawasi. Dan semoga dengan masalah yang ada itu para siswa dapat membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik,” pungkasnya.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.