Dengarkan dgn suara
Siap
2.3K pembaca
RAMALLAH (Kabarpublik.id) – Khaled Quzmar, direktur eksekutif Palestinian Center for Child Rights memperingatkan kondisi yang semakin buruk yang alami anak-anak Palestina yang ditahan di penjara-penjara pendudukan Israel.
Peringatan itu muncul di tengah laporan yang mendokumentasikan penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis, sementara organisasi HAM menghadapi kesulitan mengakses penjara-penjara untuk meninjau kondisi mereka.
Ketika berbicara kepada Voice of Palestine, Kamis (15/10), Quzmar mengatakan pasukan pendudukan Israel telah menahan lebih dari 2.000 anak sejak awal perang genosida, dengan sedikitnya 350 anak masih ditahan.
Ia juga memperingatkan dampak eskalasi serangan yang dilakukan pemukim dan pasukan pendudukan Israel terhadap anak-anak, terutama selama musim panen buah zaitun, di mana warga Palestina dihalangi mengakses lahan mereka dan menghadapi berbagai ancaman dan kekerasan.
Baca Berita Lainnya
Sumber: WAFA (ant)







