“Untuk dugaan penyebab kebakaran ini akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan dan memicu terjadinya penyalaan api,” kata Kasiops Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan objek yang terbakar ini lahan seluas 300 meter persegi dengan objek yang terbakar alang-alang.
Berdasarkan keterangan, warga yang tengah melintas di sekitar makam melihat ada lahan terbakar pada pukul 05.30 WIB. Warga sekitar berusaha memadamkan api, namun api mulai membesar, sehingga tidak dapat ditangani warga
- Polres Pamekasan Salurkan Bansos Kapolri sebanyak 5.000 kg Kepada Pekerja Harian dan Pekerja Informal Dimasa PPKM Darurat
- SMA Negeri 1 Batusangkar Juara Bupati Cup Futsal Tingkat SLTA Tahun 2023, Bupati Eka Putra : Ini Sejarah Bagi Tim Yang Menang
- Wawako Bukittinggi Buka Tes Pengukuran Kebugaran Calon Jemaah Haji 2025
“Warga langsung melapor ke petugas untuk membantu memadamkan api,” kata Gatot.
Petugas langsung mengerahkan gerobak motor dan pompa apung portabel ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. “Aksi pemadaman dimulai pukul 05.45 WIB dan petugas berjibaku memadamkan api,” ujarnya.
Api berhasil dipadamkan pada pukul 06.30 WIB. “Alhamdulillah setelah satu jam penanganan api berhasil dipadamkan delapan personel dan dibantu masyarakat,” ucapnya.
Gatot mengimbau masyarakat agar berhati-hati dengan segala hal yang memicu terjadinya kebakaran, terutama jangan membakar sampah sembarangan dan membuang puntung rokok sembarangan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat memeriksa kelistrikan rumah agar tidak terjadi korsleting yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Kami meminta masyarakat meminta menyiapkan alat pemadam api ringan atau apar sebagai pertolongan memadamkan kebakaran,” katanya. (ant)






