Breaking News
Live Update Berita Terkini

Pemkot Bekasi Luncurkan Ducting Terpadu, Penataan Kabel Ditargetkan Lebih Rapi

Rabu, 6 Mei 2026
Editor: Eky
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memantau penataan utilitas kota dengan diluncurkannya ducting pertama sebagai jalur terpadu jaringan kabel. (Sumber: Pemkot Bekasi)
Dengarkan dgn suara Siap
11.1K pembaca

BEKASI (kabarpublik.id) – Pemerintah Kota Bekasi mulai melakukan penataan utilitas kota melalui peluncuran ducting sebagai jalur terpadu jaringan kabel. Langkah ini menjadi upaya awal untuk menciptakan tata kota yang lebih rapi dan terintegrasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa proyek ducting tidak boleh berjalan setengah hati dan harus berkelanjutan hingga menjangkau seluruh wilayah.

“Ducting ini sudah mulai berjalan, jangan sampai berhenti di tengah jalan. Harus terus dilanjutkan dan diperluas ke titik-titik lainnya,” ujarnya.

Peluncuran ducting yang dikerjakan oleh Mitra Patriot tersebut dilaksanakan di kawasan Taman Cut Mutia.

Tri menekankan pentingnya koordinasi antar pemangku kepentingan agar seluruh pekerjaan utilitas, khususnya galian, dapat dilakukan secara terpadu dan sesuai prosedur. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi pekerjaan galian tanpa izin resmi.

Menurutnya, masih ditemukan sejumlah aktivitas galian ilegal yang dilaporkan masyarakat melalui media sosial, terutama di wilayah Pondok Gede dan Jatiasih.

“Pekerjaan galian tidak boleh dilakukan sembarangan. Semua harus melalui izin resmi dan berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi,” tegasnya.

Selain itu, Tri mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan hingga pengawasan proyek. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), serta peran LPM dan RT/RW, diharapkan pengawasan dapat berjalan lebih efektif.

“Pengawasan tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga masyarakat agar proyek sesuai kebutuhan dan tidak merugikan lingkungan,” katanya.

Ia juga meminta seluruh pihak terkait, termasuk PDAM dan sektor swasta, untuk terintegrasi dalam sistem ducting. Setiap pekerjaan galian, seperti pemasangan pipa, harus terhubung dengan jaringan yang sudah direncanakan serta berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Jangan sampai jalan sudah digali lalu dibiarkan begitu saja hingga merusak infrastruktur. Semua harus dikerjakan secara tuntas dan terintegrasi,” ujarnya.

Melalui sistem ini, Pemkot Bekasi menargetkan pekerjaan infrastruktur menjadi lebih efisien, tertib, dan merata di seluruh wilayah. Selama ini, keluhan masyarakat terkait galian jalan yang tidak rapi masih sering terjadi.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Bekasi menggandeng berbagai pihak, termasuk PT Infrastruktur Cerdas Nusantara, guna mewujudkan penataan utilitas yang modern dan terkoordinasi.

“Ke depan, pekerjaan tidak hanya cepat, tetapi juga rapi, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Tri.

No More Posts Available.

No more pages to load.