Breaking News
Live Update Berita Terkini

Cegah Varikokel Penyebab Terbanyak Gangguan Kesuburan Pria 

Kamis, 28 Mei 2026
Editor: Jamalul Insan
Dokter spesialis andrologi Prof. Dr. dr. Silvia Werdhy Lestari, Sp.And,M.Biomed dalam acara re-launching Klinik Yasmin RSCM di Jakarta, Selasa (26/5/2026) (ANTARA)
Dengarkan dgn suara Siap
6K pembaca
JAKARTA  (Kabarpublik.id) – Dokter spesialis andrologi dari RS Cipto Mangunkusumo Prof. Dr. dr. Silvia Werdhy Lestari, Sp.And,M.Biomed mengatakan faktor terbesar pertama pada gangguan kesuburan pria adalah varikokel yakni pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah vena di dalam skrotum atau kantung zakar.

“Ada yang gangguan mungkin post-testicular biasanya transportasinya, misalnya ada varikokel di situ. Nah ini jadinya faktor prianya, paling besar pertama itu adalah, varikokel, tapi bukan berarti ada varikokel spermanya jelek,” kata Silvia di Klinik Yasmin RSCM di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, varikokel bisa terjadi karena kebiasaan atau gaya hidup yang seringkali tidak disadari seperti angkat beban, berendam air panas, atau memakai celana ketat yang membuat area kantung zakar menjadi panas.

Ilustrasi : Pengunjung berendam air panas di lokasi wisata pemandian air panas (FOTO ANTARA)

Penyebab utama varikokel adalah kerusakan atau tidak berfungsinya katup satu arah di dalam vena. Kondisi ini menyebabkan darah mengalir balik dan menumpuk di area skrotum, sehingga pembuluh darah membengkak.

Silvia mengatakan varikokel dengan keluhan tidak nyaman atau sakit dapat diterapi dengan operasi namun tidak wajib dilakukan. Pria yang memiliki varikokel bisa saja masih memiliki jumlah sperma yang banyak untuk membuahi sel telur, atau masih memiliki DNA yang baik.

“Yang kita lebih khawatirkan bagaimana kualitas spermanya dulu, itu untuk fertilitas, kalau misalnya varikokel grade 3 untuk indikasi operasi tapi spermanya masih banyak, DNA-nya masih bagus ya nggak apa-apa, kita mesti lihatnya per kasus,” kata Silvia.

Dia mengatakan untuk mengatasi gangguan kesuburan pada pria bisa mengonsumsi vitamin yang memperbaiki nutrisi tubuh, memperbaiki gaya hidup untuk meningkatkan kualitas sperma seperti protein dan pengolahannya tidak dibakar dan digoreng, serta olahraga dan menghentikan kebiasaan merokok. Oleh sebab itu sebaiknya laki-laki memeriksakan kualitas spermanya pada sebelum menikah atau pada saat program bayi tabung untuk mengetahui apakah ada masalah kesuburan.

“Bahwa memang infertilitas itu tidak ngomongin yang ibunya saja, tapi ada bapak-bapaknya. Sebenarnya laki-laki juga menyebabkan faktor infertilitas, jadi kalau kita menyelesaikan infertilitas pria, berarti kita sudah menyelesaikan faktor infertilitas sebanyak separuhnya,” kata Silvia. (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.