JAKARTA (kabarpublik.id) – Napoli harus mengakui keunggulan Benfica setelah tumbang 0-2 pada matchday Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Kamis (11/12/25) dini hari WIB. Dua gol tuan rumah lahir lewat aksi Richard Rios pada menit ke-20 dan Leandro Barreiro pada menit ke-49.
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengungkapkan kemenangan timnya tercipta karena mampu membaca kelemahan Napoli dengan tepat.
“Mengatakan Benfica lebih segar secara fisik terasa seperti alasan. Kami menafsirkan pertandingan dengan baik,” ujar Mourinho.
Ia menjelaskan keputusan penting memainkan Franjo Ivanovic ketimbang Vangelis Pavlidis di lini depan menjadi faktor yang mengubah pola serangan.
“Pavlidis cenderung turun dan terhubung dengan gelandang, dan itu membuat tim seperti Napoli mudah menekannya. Sementara Ivanovic memberi lebih banyak ketidakstabilan untuk pertahanan yang menggunakan tiga bek.”
Mourinho juga memuji mentalitas timnya yang mampu tampil tenang saat berada dalam tekanan.
“Para pemain menunjukkan karakter dan kecerdasan. Ketika menghadapi situasi sulit, Anda harus tetap maju. Tanpa kemenangan ini kami tersingkir, tapi dengan enam poin, peluang lolos masih terbuka.”
Hasil ini membuat Napoli turun ke peringkat 23 dengan tujuh poin, sementara Benfica naik ke peringkat 25 dengan enam poin. Pada laga berikutnya, Napoli akan bertandang ke markas Copenhagen, sedangkan Benfica akan menghadapi wakil Italia lainnya, Juventus.






