Mendes Yandri Gandeng BNI Perkuat Literasi Keuangan Desa untuk Tekan Kemiskinan

Sabtu, 10 Jan 2026
Mendes PDT Yandri Susanto sepakati kerja sama lebih konkret bersama Bank Negara Indonesia (BNI). (Foto: Didi/Kemendes PDT)
Dengarkan dgn suara Siap
28.6K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyepakati penguatan kerja sama strategis dengan Bank Negara Indonesia (BNI) untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa dan daerah tertinggal. Kolaborasi ini diarahkan pada pemberdayaan dan pendampingan desa secara lebih konkret dan masif.

Dalam audiensi bersama Direksi BNI di Graha BNI, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/26), Mendes Yandri menegaskan bahwa pembangunan desa menjadi prioritas nasional sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

“Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap kemajuan desa. Dalam Asta Cita ke-6, desa disebut secara tegas sebagai fondasi pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Karena itu, kolaborasi dengan BNI menjadi sangat penting,” ujar Yandri.

Ia menekankan pentingnya peran aktif BNI beserta jaringan perbankannya di daerah untuk mendampingi desa, khususnya dalam meningkatkan literasi dan tata kelola keuangan. Fokus pendampingan diarahkan kepada pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan desa wisata.

Menurut Yandri, banyak pengelola BUM Desa dan desa wisata memiliki produk dan layanan yang potensial, namun masih lemah dalam manajemen keuangan.

Permasalahan umum meliputi pencatatan keuangan yang belum tertata, pengelolaan arus kas yang kurang baik, hingga belum tersusunnya laporan keuangan sesuai standar perbankan.

“Akibatnya, mereka kesulitan mengakses pembiayaan. Dengan pendampingan dari BNI, diharapkan BUM Desa dan desa wisata mampu menyusun proposal bisnis dan laporan keuangan yang bankable, sehingga peluang mendapatkan kredit semakin terbuka,” jelasnya.

Yandri menambahkan, implementasi Asta Cita ke-6 telah diterjemahkan Kemendes PDT melalui program 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia, yang mencakup penguatan BUM Desa, pengembangan desa tematik, hingga desa wisata. Program-program tersebut dinilai membutuhkan dukungan kuat dari sektor perbankan, terutama dalam aspek manajerial dan keuangan.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar menyatakan komitmen penuh BNI untuk mendukung upaya pemberdayaan desa dan pengentasan kemiskinan.

“BNI siap proaktif mendukung program-program Kemendes PDT. Kami terbuka untuk memberikan dukungan tambahan yang dibutuhkan, baik dalam pendampingan, literasi keuangan, maupun akses pembiayaan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mendes Yandri turut didampingi Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Tabrani, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDP) Nugroho Setijo Nagoro, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomi Masik, serta Staf Ahli Menteri Sugito.

No More Posts Available.

No more pages to load.