News Update
Live Update Berita Terkini

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata Api dalam Operasi di Yahukimo

Sabtu, 7 Nov 2026
Editor: Eky
Dengarkan dgn suara Siap
2.4K pembaca

YAHUKIMO (kabarpublik.id) – Tim gabungan Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengamankan tujuh pucuk senjata api dalam Operasi Kinetik 3.27 di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (7/11/2026).

Operasi tersebut melibatkan personel Den 3 Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 3 Marinir. Kegiatan ini dilakukan setelah adanya informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diduga menggunakan kawasan tersebut sebagai tempat persinggahan.

Dalam pelaksanaan operasi, dilaporkan terjadi kontak tembak antara personel TNI dan kelompok bersenjata. Setelah kontak tersebut, kelompok bersenjata dilaporkan meninggalkan lokasi.

Saat melakukan penyisiran, tim gabungan menemukan tujuh pucuk senjata api yang terdiri atas dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang.

Selain senjata api, petugas juga mengamankan sejumlah amunisi, alat bidik, teropong, serta perlengkapan lainnya. Sementara itu, jenis dan kondisi senjata yang ditemukan masih dalam proses identifikasi.

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., mengatakan bahwa pengamanan senjata tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi potensi ancaman bersenjata terhadap masyarakat maupun aparat keamanan.

“Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. Prajurit harus tetap tegas, profesional, dan terukur dalam menjalankan tugas, dengan mengutamakan perlindungan masyarakat,” tegas Riyanto.

Koops TNI Habema menyatakan akan terus melaksanakan upaya pengamanan di wilayah Yahukimo dengan mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis.

Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman serta mendukung terwujudnya perdamaian berkelanjutan di Papua.

No More Posts Available.

No more pages to load.