Kemnaker Gandeng Wadhwani Foundation dan Indosat Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Rabu, 6 Mei 2026
Kemnaker menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan Wadhwani Foundation dan PT Indosat Tbk untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional. Penandatanganan dilakukan pada Selasa (5/5/2026) di Jakarta. (Sumber: Biro Humas Kemenaker)
Dengarkan dgn suara Siap
11.2K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan Wadhwani Foundation dan PT Indosat Tbk guna memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional. Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung pada Selasa (5/5/26) di Jakarta.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI), serta perluasan akses dan kesempatan kerja yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pengembangan Talent and Innovation Hub (TIH), sebuah ekosistem pengembangan SDM yang tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga mendorong inovasi dan kewirausahaan berbasis kebutuhan industri. Program ini dirancang untuk mencetak talenta yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan bahwa langkah ini menjadi respons konkret terhadap perubahan cepat di dunia kerja akibat digitalisasi dan disrupsi teknologi.

“Transformasi dunia kerja terjadi sangat cepat. Perubahan ini memicu kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar melalui bonus demografi. Namun, tanpa strategi yang tepat, potensi tersebut justru dapat menjadi tantangan.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjawab tantangan ini melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi,” kata Yassierli.

Melalui kerja sama ini, Kemnaker juga mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan soft skills, literasi digital, serta pengembangan kewirausahaan. Integrasi platform layanan ketenagakerjaan seperti SIAPKerja dan JobReady juga diharapkan mampu memperluas akses layanan secara merata.

Kemnaker menilai kolaborasi ini sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan tenaga kerja yang adaptif, kompetitif, dan mampu bersaing di pasar global.

Ke depan, sinergi ini diharapkan dapat melahirkan talenta unggul, memperluas peluang kerja inklusif, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.