News Update
Live Update Berita Terkini

Iran dan Oman Upayakan Pemulihan Pelayaran di Selat Hormuz

Rabu, 5 Agu 2026
Editor: Jamalul Insan
ILustrasi: Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang sedang berlabuh di Teluk Oman, di lepas pantai Muscat, Oman, pada 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang krusial. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri.
Dengarkan dgn suara Siap
7K pembaca
ISTANBUL  (Kabarpublik.id) – Iran dan Oman hampir mencapai kesepakatan untuk memulihkan lalu lintas pelayaran komersial melalui Selat Hormuz, menurut laporan The New York Times pada Senin yang mengutip pejabat Iran dan Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan kesepakatan yang tengah dibahas, kapal-kapal yang memasuki Teluk akan melintas melalui jalur pelayaran yang berada di bawah kendali Iran dan dekat dengan pantainya. Sementara itu, kapal yang keluar dari Teluk akan menggunakan jalur yang berada di dekat Oman.

Pejabat Iran mengatakan kepada The New York Times bahwa tidak akan ada pungutan tol yang dikenakan, tetapi kesepakatan itu mencakup penerapan “biaya layanan” untuk menutupi dampak lingkungan, biaya keamanan untuk kapal kargo dan kapal tanker, serta biaya kepegawaian.

Pendapatan dari biaya tersebut, menurut mereka, akan dibagi rata antara Iran dan Oman.

Di sisi lain, seorang pejabat AS membantah pernyataan tersebut dan menyebutnya tidak akurat. Menurutnya, setiap jalur pelayaran sementara yang digunakan di Selat Hormuz tidak memerlukan persetujuan Iran dan tidak akan dikenakan tol maupun pungutan serupa.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa sejumlah pejabat senior Pentagon bersikap skeptis terhadap rencana tersebut karena khawatir kesepakatan itu dapat dipandang sebagai bentuk konsesi kepada Iran.

Turut dilaporkan bahwa beberapa pejabat Iran juga mempertanyakan apakah kesepakatan tersebut benar-benar dapat berjalan sesuai rencana dan mencegah serangan AS putaran berikutnya.

Sumber: Anadolu (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.