JAKARTA (kabarpublik.id) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melaksanakan salat Subuh dan zikir berjemaah bersama para habaib dan alim ulama dari Majelis Silaturahmi Al-Munawwar di Balai Kota Jakarta, Jumat (13/2). Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Pramono mengumumkan dua agenda keagamaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta, yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Haul Ulama Betawi. Ia menyetujui pelaksanaan MTQ secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten, hingga provinsi.
“MTQ akan dimulai dari kelurahan, naik ke kecamatan, kemudian kota/kabupaten, hingga provinsi. Saya yakin kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, Haul Ulama Betawi akan digelar bersama di Monas,” ujar Pramono.
Untuk peringatan Haul Ulama Betawi, Pemprov DKI berencana memusatkan kegiatan di Monumen Nasional (Monas) sebagai simbol kebersamaan warga Jakarta.
Terkait persiapan mudik Lebaran, Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sekitar 661 bus bagi kurang lebih 26.500 warga yang akan pulang ke kampung halaman. Program ini merupakan bagian dari layanan mudik gratis untuk membantu masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Meski demikian, Pramono juga mengajak warga yang tidak mudik agar tetap beraktivitas dan berbelanja di Jakarta guna menjaga perputaran ekonomi ibu kota. Pemprov, kata dia, akan menghadirkan berbagai program, termasuk potongan harga di sejumlah pusat perbelanjaan selama Ramadan dan Idulfitri.
Menjelang bulan suci Ramadan, ia berharap masyarakat semakin memakmurkan masjid dan musala serta menjaga kerukunan antarumat beragama. Pramono juga mengingatkan pentingnya menciptakan suasana Jakarta yang aman, nyaman, dan tertib.
“Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan dan memperkuat persaudaraan warga Jakarta,” tutupnya.





