Berdasarkan pantauan ANTARA di Monas, Jakarta, Sabtu, ribuan warga mulai memadati kawasan Monas dalam balutan pakaian putih.
“Masih nunggu rombongan,” ujar seorang warga yang berdiri di sisi pagar masuk menuju Monas.
Terpantau warga berdatangan menggunakan bus dari berbagai wilayah, seperti rombongan dari Tasikmalaya, Jawa Barat.
Beberapa saat setelah memasuki kawasan Monas, rombongan dibagi menjadi dua, yakni rombongan laki-laki dan rombongan perempuan untuk melalui pemeriksaan tas dan pembagian suvenir.
Warga yang menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan memperoleh suvenir dari Istana Kepresidenan Republik Indonesia berupa sajadah dan seperangkat alat salat, yakni mukena untuk perempuan dan sarung untuk laki-laki. Mereka menggelar sajadah di sekitar panggung yang telah dipersiapkan oleh penyelenggara.
Kementerian Agama memperkirakan gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan yang berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Lapangan Monas, Jakarta, bakal dihadiri sekitar 100 ribu orang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan akan berlangsung pada pukul 17.00–21.30 WIB sebagai bagian dari ikhtiar menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Masyarakat sudah dapat mulai memasuki kawasan acara sejak pukul 15.00 WIB melalui security door yang disediakan di sisi utara dan selatan Monas. Bagi peserta yang belum dapat masuk ke area utama, tetap dapat mengikuti seluruh rangkaian acara melalui layar LED yang tersebar di area luar.
Selain layanan kesehatan, peserta juga akan mendapatkan fasilitas pendukung dari Baznas berupa 100.000 botol air minum kemasan ukuran 600 mililiter dan 100.000 bungkus roti isi. Sebanyak 75 relawan kebersihan turut disiagakan untuk menjaga kebersihan kawasan Monas selama kegiatan berlangsung.





