Breaking News
Live Update Berita Terkini

Empat Remaja Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam di Cengkareng Ditangkap Polisi

Sabtu, 4 Jul 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Tim Patroli Perintis Presisi (TPPP) Satuan Samapta Polres Metro Jakarta Barat bersama Personel Patra Brimob Polda Metro Jaya berhasil membekuk empat remaja yang terlibat tawuran bersenjata tajam di kawasan Pesakih, Cengkareng pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. ANTARA/HO-Polres Jakbar
Dengarkan dgn suara Siap
3.9K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Tim Patroli Perintis Presisi (TPPP) Satuan Samapta Polres Metro Jakarta Barat bersama Brimob Polda Metro Jaya menangkap empat remaja yang diduga terlibat tawuran menggunakan senjata tajam di kawasan Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu dini hari.

Kepala Satuan Samapta Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Eko Adi Setiawan, mengatakan penangkapan bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya sekelompok pemuda yang berkumpul sambil membawa senjata tajam di kawasan tersebut.

“Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung bergerak menuju lokasi,” ujar Eko saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati sekelompok remaja tengah terlibat aksi tawuran. Aparat kemudian membubarkan kerumunan dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang berusaha melarikan diri.

Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat remaja berinisial RA, FF, AK, dan RSG. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis celurit, satu unit telepon genggam, serta satu buah kembang api.

“Empat remaja berhasil diamankan beserta barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian,” kata Eko.

Selanjutnya, para terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Cengkareng untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah membenarkan pihaknya menerima penyerahan empat remaja yang diduga terlibat tawuran dari Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat.

“Benar, kami menerima empat remaja yang diduga terlibat tawuran beserta barang bukti. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing,” ujar Rahis.

Ia juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kriminal maupun gangguan keamanan.

Selain itu, Rahis mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat.

No More Posts Available.

No more pages to load.