GORONTALO [kabarpublik.id] – Setelah melalui proses musyawarah antara pihak pengelola dan masyarakat Desa Ponelo yang dilaksanakan pada Minggu, (29/01) kemarin. Kini DPRD Kabupaten Gorontalo Utara mengundang pihak terkait untuk melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dalam rangka membahas permasalahan yang terjadi di Pulau Saronde.
Dalam RDP tersebut, Camat Ponelo, Roy Buheli menjelaskan, pihak pemerintah kecamatan dan desa sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk segera dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Sosialisasi tersebut, lanjut Camat, terkait dengan MOU dan PKS yang dikeluarkan Pemda tentang pengelolaan Pulau Saronde kepada pihak investor asing.
“Permasalahan ini terjadi sebagai salah satu faktor, karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat,” jelas Camat dihadapan Anggota DPRD.
- Gubernur Mahyeldi Jalin Kemitraan dengan Islamic Development Bank terkait Pengembangan Industri Halal di Sumbar
- Satgas PKH Kuasai Kembali 1.699 Hektare Lahan Tambang PT AKT di Murung Raya
- Diikuti Ratusan Warga Kota Payakumbuh, Anggota DPRI Ade Rezki Pratama Dukung Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan
Perlunya sosialisasi itu, kata Camat, terkait pengelolaan wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara khususnya di Desa Ponelo Kepulauan tentang ekonomi yang akan berdampak kepada masyarakat kedepan.
“Akan dibangun komunikasi yang baik antara pengelola, masyarakat dan pemerintah sebagai dapat berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat seperti pemberdayaan taxi perahu bagi tamu dan pengunjung yang akan ke pulau saronde,” pungkasnya. #[KP]





