Breaking News
Live Update Berita Terkini

Dikbud Maluku Utara Gelar Rakor Implementasi Kurikulum Merdeka

Rabu, 28 Agu 2024
Editor:
Analisis Kebijakan Bidang SMK Dikbud Provinsi Maluku U tara, Makmur, S.Kom. [Istimewa].
Dengarkan dgn suara Siap
7.2K pembaca

Laporan : Adi / Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Dinas Pendidikan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) tentang Implementasi Kurikulum Merdeka dan Tindak Lanjut Rapor Pendidikan Jenjang SMK Tahun 2024 bertajuk Revitalisasi SMK Membentuk Generasi Unggul Siap Kerja, bertempat di Muara Mal Ternate.

Menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kemendikbud, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara, serta dihadiri oleh para Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dari 130 SMK yang ada di Malut.

Analisis Kebijakan Bidang SMK Dikbud Provinsi Maluku U tara, Makmur menjelaskan, tujuan dari rapat koordinasi ini adalah bagaimana membangun penyamaan persepsi terkait dengan implementasi kurikulum merdeka. Rata – rata SMK di Maluku Utara itu kan sampai kelas 11.

“Sehingga hal-hal yang menjadi konsepsi terkait dengan implementasi kurikulum merdeka ini bisa kita satukan pemahamannya. Output dari Rakor hari ini kami akan mengkonkretkan dalam bentuk pendampingn ke satuan pendidikan di Kabupaten Kota tentang kurikulum operasional satuan pendidikannya,” ucapnya, Rabu (28/8/24)

Dikatakan, sehingga nanti ada implementasi yang sama serta pemahaman yang sudah ada itu kemudian bisa menghasilkan penerapan kurikulum yang sesuai dengan standar yang ditentukan Kemendikbud. Selain itu, peserta dari 130 SMK ini dikatakan, pihaknya proyeksi-kan menjadi pendamping di kabupaten kota.

“Jadi, sekolah – sekolah ini akan memberikan pengimbasan ke sekolah-sekolah lain di wilayah yang sama. Kemudian dari kegiatan ini kita akan bentuk komite pembelajaran tingkat Kabupaten Kota hingga Provinsi yang bertugas mengawal implementasi kurikulum merdeka,” sebutnya.

“Dari Rakor ini kami berharap bisa melahirkan pemahaman yang sama menyangkut dengan implementasi kurikulum merdeka,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.