Laporan : Ahmad R. Idin (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
HALUT [KP] – PT.Top Tobelo Togoli merupakan satu perusahan yang memproduksi air minum dalam kemasan yang berlokasi di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat, yang diduga oleh sebagian pedagang Kios Desa Togoliua dalam menjual produksinya tak merata, Selasa (28/04/2020).
Para pedang kios juga merasa resah atas sikap atau tindakan yang dilakukan oleh PT. Top Tobelo Togoli dalam hal penjualan produk mereka. Pasalnya antara pedang kios Togoliua dengan toko-toko yang berada dipusat kota berbeda harganya.
Terinformasi harga yang dijual kepada para pedang kios lebih tinggi dibandingkan para pedang toko, padahal para pedagang membeli langsung di pabrik yang memproduksi dan juga merupakan purusahan yang ada di desa mereka sendiri.
Seorang pedang kios, Hasna, kepada wartawan kabarpublik.id membeberkan bagaimana mereka membeli produk air.
“Harga yang kami beli di pabrik langsung harganya air per dos sebesar Rp. 30.000, sementara jika kita membelinya di toko-toko yang ada dipusat Kota Tobelo hanya Rp. 28.000,” ungkap Hasna.
“Torang herang bikiapa harga disini deng di kota beda, padahal tong beli langsung di pabrik dan tong termaksud masyarakat kampong sini,” kesalnya.
Sementara hasil penelusuran yang dilakukan oleh wartawan kabarpublik.id untuk memastikan informasi tersebut, diperoleh data dari beberapa toko yang ada di Wosia, ternyata diperoleh bahwa ada pembedaan harga dimana para pedang yang membeli produk dari PT. Top Tobelo Togoli kepada para Agen hanya dengan harga Rp.27.000.
“Baru Tong beli air itu musti dong phe jam istirahat baru bisa beli,” tutup Hasna kepada wartawan kabarpublik.id #[KP]





