Breaking News
Live Update Berita Terkini

Dewan Pers Gelar Sosialisasi Indeks Kemerdekaan Pers di Kota Ternate

Selasa, 1 Nov 2022
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
13K pembaca

Laporan : Yadi
Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Dewan Pers menggelar sosialisasi IKP atau Indeks Kemerdekaan Pers tahun 2022 di Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (01/11/2022).

Sosialisasi yang dilaksanakan di Sahid Bella, Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, itu melibatkan wartawan dari perusahaan pers, baik online, televisi, maupun cetak.

Selain wartawan, kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Provinsi Maluku Utara, dan tamu undangn lainnya.

“Indeks Kemerdekaan Pers atau IKP tahun 2022 menjadi catatan, maka apa yang sudah baik kita apresiasi, bila perlu menjadi tanggungjawab kita bersama untuk kita perbaiki,” ucap M Agung Dharmajaya saat membuka kegiatan tersebut.

Pelaksana tugas atau Plt Dewan Pers ini bilang, tahun 2022 memang menjadi konsentrasi betul, karena ini titik awal untuk persiapan tahun 2023 hingga 2024, dimana eskalasi politik suka tidak suka sudah mulai terasa persiapan, baik itu Pemilihan Legislatif, Pemilihan Kepala Daerah maupun Pemilihan Presiden.

“Mudah – mudahan situasinya di Maluku Utara, khususnya terus kondusif. Tentu ini juga menjadi peran penting teman – teman Pers, komunitas pers mengambil peran bagaimana situasi yang sudah baik, kondusif dapat berkelanjutan,” tuturnya

Salah satu upaya yang harus dilakukan oleh teman-teman pers lanjut Wakil Ketua Dewan Pers, bagaimana menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan benar dan baik.

Sementara catatan IKP di Provinsi Maluku Utara berada pada urutan ke 35 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia yang berada di posisi ke tiga terendah (69, 84) dan Jawa Timur (72, 88).

“Meski begitu, jangn berkecil hati, tapi berangkat dari sepakat konstruksinya apa yang sudah baik mari kita teruskan dan belum tanggungjawab kita bersama,” ujar Wakil Ketua Dewan Pers lagi.

Agung menyampaikan, metrologi yang dilakukan untuk melaksanakan IKP adalah keterwakilan 12 Informan Ahli dari unsur pers, Akademisi, serta unsur pemerintah, masyarakat, dan Inzo.

Selain itu, ada tiga potret di Maluku Utara yang diminta dan disampaikan, yaitu Agung katakan, lingkungan fisik dan politik, lingkungan ekonomi, dan lingkungan hukum.

Beberapa waktu kedepan Bapak Atmaji Sapto Anggoro akan membantu menjalankan pembahasan hasil IKP di Maluku Utara. Ini harus disepakati karena ini menjadi catatan dari tren komunikasi yang barangkali bisa langsung ditindaklanjuti Bank Indonesia.

“Agar kita harapkan pada tahun 2023 Maluku Utara konsentrasi pada komisi internal kedepan. Ini yang menjadi penting catatan rekomendasi yang ada menyangkut lingkungan fisik dan Politik, ekonomi dan lingkungan hukum,” sebutnya.

Selanjutnya, Dewan Pers sangat mengapresiasi kepada seluruh peserta yang sudah terlibat dari awal melaksanakan IKP menjadi Informan Ahli, khususnya teman-teman pemerintah daerah.

“Kami apresiasi apa yang sudah dilakukan. Dan pembangunan Maluku Utara kedepan terkait dengan IKP jauh lebih baik dari apa yang ada hari ini. Upaya hari ini sekali lagi kami apresiasi karena disini tanggungjawab kita bersama, tidak hanya soal satu kepentingan tapi juga khususnya teman-teman dari komunitas masyarakat pers,” pungkasnya. #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.