DELAPAN ISU KONFLIK RAWAN, ANCAM STABILITAS GORUT DIBAHAS DALAM RAKOR TIM TERPADU, APA SAJA?

Selasa, 22 Okt 2019
Dengarkan dgn suara Siap
7K pembaca

Laporan: Tim Kabar Publik (Jarber SMSI)
Editor: Mahmud Marhaba

GORUT [KP] – Dalam rapat koordinasi tim terpadu penanganan konflik sosial, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) mengangkat delapan isu prioritas dan rawan yang berpotensi mengaggu stabilitas daerah.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Rakor tersebut mengangkat tema ‘Bersama meningkatkan sinergitas mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Gorontalo Utara’, dihadiri Dandim 1314 Gorut, Kejari Gorut, Polres Gorontalo, para Babinsa, Kapolsek se-Gorut, Camat dan Pimpinan OPD terkait, Selasa (22/10/2019), di ruang Rapat Kantor Kesbangpol Gorut.

Bupati Gorontalo Utara, DR. Hi. Indra Yasin, SH, MH., memimpin rapat tersebut meyinggung sejumlah potensi konflik yang menjadi prioritas dan rawan terjadi saat ini.

“Ya, ini guna membahas sejumlah isu strategis yang berpotensi menimbulkan konflik yang mampu mengancam stabilitas dan keamanan daerah Gorut”, ungkap Bupati Indra Yasin.

Ada delapan isu persoalan yang dibahas pada kegiatan itu, yakni, isu penggunaan pagar setrum/listrik di kebun, kondisi terkini tapal batas antara Kabupaten Gorut dengan Buol, penggunaan jerigen/tangki modifikasi pembelian BBM, peredaran miras, peredaran penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang, ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman bencana alam jelang musim dan dampak kemarau, serta praktik ilegal logging.

“Saya berharap tim terpadu penanganan Konflik sosial ini dapat mencarikan solusi, rekomendasi bersama dan penyelesaian yang tepat untuk mengantisipasi hal-hal yang ditimbulkan dari berbagai persoalan yang muncul saat ini, mudah-mudahan secepatnya bisa diselesaikan dengan baik dan sesuai harapan kita bersama”, ujar Indra Yasin. # [KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.