Dekab Bonebol Bahas Rancangan APBD 2021

Selasa, 10 Nov 2020
Dengarkan dgn suara Siap
1.1K pembaca

Laporan: Ifan Suhendra (JMSI), Editor: Mahmud Marhaba

BONEBOL [KP] – Seluruh Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone Bolango mulai membahas rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021, Selasa (10/11/2020).

Plt Bupati Bone Bolango Muhammad Nadjamudin menyampaikan gambaran arah kebijakan prioritas pemerintah daerah untuk tahun 2021.

Sembari itu ia sebutkan rancangan struktur APBD 2021 nanti terdiri dari Pendapatan daerah sebesar Rp 1,71 Triliun pendapatan teridir dari PAD 103,Miliar bersumber dari pendapatan pajak daerah Rp 22,15 M, retribusi  sebesar Rp 4,74 M, hasil kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 1,25 M, dan lain lain pad yang sah Rp 75,61 M. pendapatan transfer dianggarkan sebesar Rp916,11 M terdiri dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp 899,25 M  bersumber dari dana alokasi umum sebesar Rp 467,10 M. dana alokasi khusus sebesar Rp 227,65 M. Dana bagi hasil pajak bukan pajak sebesar Rp 8,14 M. DID Rp 54,19 M. Dana dana desa sebesar Rp 142,18 M dan transfer antar daerah Rp 16,86 M yang bersumber dari dana bagi hasil pajak dari Provinsi.

Pendapatan lain yang sah Rp 51,19 M yang bersumber dari hibah dana bos Rp 24,55 M hibah air minum perkotaan Rp 9 M, hibah air minum perdesaan Rp 1,95 M dan dana tabutasi untuk rumah sakit dan puskesmas  Rp 9,22 M.

Belanja daerah direncanakan Rp 1,059 Triliun terdiri dari belanja operasional  Rp 674 M, belanja modal Rp 182,42 M. Belanja tidak terduga Rp 5 M dan belanja transfer Rp 197,12 M. Dari sisi pembiyaan daerah pengeluaran pembiayan sebesar Rp 11 ,50 M  yang terdiri dari penambahan penyertaan modal  ke PDAM Bonbol sebesar Rp 9 M, PT Bank Sulutgo Rp 2 M dan BUMD PT Bonbol Cemerlang Rp 500 Juta.

Saat ini Pemda sedang mengajukan permohonan peminjaman dalam rangka pemulihan ekonomi nasional ke pemerintah pusat Rp 200 M yang pemanfaatannya untuk peningkatan infrastruktur ekonomi dan kesehatan.

Halid Tangahu mengatakan, dengan diterimanya RAPBD 2021 untuk dibahas maka tak sedikit wakil rakyat berharap nantinya didalam pembahasan pemda diminta untuk menjadwalkan kehadiran perwakilannya agar pelaksanaan pembahasan berjalan lancar.

“Dengan disepakatinya bersama maka RAPBD 2021 akan dibahas sesuai ketentuan dan mekanisme peraturan yang berlaku. Insya Allah hari Rabu ini kita mulai pembahasannya, ” pungkasnya.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.