News Update
Live Update Berita Terkini

BINDA Malut Lakukan Vaksinasi Covid-19 di Sekolah – Sekolah

Senin, 15 Nov 2021
Editor: redaksi
Anak SMA di Sofifi mendapat suntik vaksin di sekolah
Anak SMA di Sofifi mendapat suntik vaksin di sekolah
Dengarkan dgn suara Siap
11.5K pembaca

Laporan : Iswadi
Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Badan Intelijen Daerah (Binda) Maluku Utara (Malut), terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 di 10 kabupaten/kota.

Binda gelar vaksinasi di SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 8 Kota Tidore Kepulauan, yang dihadiri 280 peserta yang terdiri dari 242 siswa dan 38 masyarakat, sementara yang melakukan vaksinasi Dosis pertama 66 orang, dan Dosis II sebanyak 214. Senin (15/11/2021)

Vaksinasi kali ini Puskesmas Galala menerjunkan 28 Tim kesehatan, dengan jenis vaksin yang disuntik Sinovac untuk Dosis II, dan Pfizer Dosis I.

Vaksinasi ini mendapat dukungan dari Dinkes Malut, Kadis Pendidikan dan Kebudyaan Imam Makhdy Hasan, Kadis Perkim Yunus Badar, Danramil 1505-08/Sofifi Mayor Inf Joko Saeranto, Kapolsek Oba Utara, Iptu Irvan Firdaus, Kepala Puskesmas Galala Rukmini, dan Kepsek SMA 5 dan SMA 8 Tikep.

Kabinda Malut, Brigjen TNI Marinir (MAR) Imam Sopingi menjelaskan, BIN terus genjot percepatan capain Vaksinasi di Maluku Utara karena Karena Maluku Utara Capaian Vaksinasi Masih jauh dari target yang ditentukan, yaitu pertanggal 12 November 2021 sesai data dari Dinas Kesehatan Malut capaian vaksinasi baru mencapai 38.24 persen atau 364.811 orang yang telah divaksin dari target 954.092 total sasaran.

Imam juga menambahkan, Kita BIN Maluku Utara target yang diberikan dari BIN Pusat target yang detapkan sebanyak 10.100 orang dalam bulan November 2021.

“Dalam target mingguan yang diharapkan dari BIN pusat, kita Binda Maluku Utara dalam seminggu targetnya 3.400 yang divaksin,” ungkap Imam.

Imam berharap, target 10.100 orang ikut vaksinasi itu, sudah tercapai dalam waktu sebulan. Sesuai dengan arahan BIN pusat, untuk itu Binda Maluku Utara terus lakukan vaksinasi dengan sasaran sekolah sekolah karena banyak para siswa usia 12 sampai 17 tahun yang belum melakukan vaksinasi.

“Vaksin untuk anak sekolah harus ada persetujuan dari orang tua, karena umur 17 tahun itu masih tanggungan dari orang tua, sehingga orang tua tidak mengizinkan kita ngak akan memaksa, tapi paling tidak kita mengimbau agar orang tua mengizinka anaknya dilakukan vaksinasi, sehingga terbentuk kekebalan tubuh dan proses belajar mengajar dapat dilakukan secara penuh, “harapnya.

Jendral Bintang Satu mengngkapkan pelaksanaan vaksinasi hari ini di SMA Negeri 4 Kota banyaknya siswa yang di vaksin 153 orang siswa, dua kali lipat dari sasaran awal yang telah mendapat persetujuan orang tua, dan kedepan akan dilakukan vaksinasi lagi di SMA Negeri 4 Kota Ternate sambil menunggu surat persetuan orang tua siswa hingga para siwa siswa tervaksin semuanya.

Sementara, Kepsek SMA Negeri 5, Udin Sehe menyampaikan apresiasi kepada BINDA Malut yang menggelar vaksinasi disekolahnya.

“Ini suatu kehormatan bagi kami, bisa berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini,”ujarnya

Udin menyampaikan pihaknya terus melakukan sosialisasi vaksinasi kepada guru-guru dan peserta didik. Tak heran siswa/i begitu antusias mengikuti vaksinasi.

“Kami sebelumnya sudah 70 persen yang lakukan vaksinasi baik itu guru maupun siswa. Kami berharap kali ini bisa 100 persen,”tandasnya #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.