Breaking News
Live Update Berita Terkini

Asesmen di SMP Nasional Banau Kota Ternate Berjalan Lancar, Ini Harapan Junawan

Selasa, 5 Okt 2021
Editor:
Kepala Sekolah SMP Nasional Banau Kota Ternate, Junawan Abdullah. [Istimewa]
Kepala Sekolah SMP Nasional Banau Kota Ternate, Junawan Abdullah. [Istimewa]
Dengarkan dgn suara Siap
12K pembaca

Laporan : Yadi / Editor : YR

TERNATE [Kabarpublik.id] – Pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) di SMP Nasional Banau Kota Ternate berjalan aman dan lancar, tanpa ada kendala.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Nasional Banau Kota Ternate Junawan Abdullah mengatakan, pelaksanaan Asesmen Nasional untuk di SMP Nasional Banau sendiri, mulai hari pertama hingga hari kedua, hari ini berjalan aman dan lancar tanpa ada kendala apa pun.

“Asesmen nasional ini dibagi dalam dua sesi, karena kita punya siswa yang ikut Asesmen itu sebanyak 23 orang,” ucap Junawan di ruang kerjanya, Selasa (05/10/2021).

Kemudian yang mengikuti Asesmen ini untuk diprioritaskan siswa kelas VIII, sebab kata Junawan, pihaknya punya siswa kelas II itu 24 orang, namun yang terdaftar dalam Asesmen Nasional ini hanya 23 siswa.

Sementara salah satu siswa yang tidak mengikuti di dalam Asesmen Nasional ini adalah siswa lama, namun namanya ganda di salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

“Maka namanya tidak bisa dimasukan atau ditarik ke sini (Sekolah) untuk ikut Asesmen Nasional. Jadi hanya 23 siswa saja yang mengikuti Asesmen tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, untuk ruangan yang dipakai di dalam Asesmen Nasional ini oleh siswa itu satu. Satu ruangan masing – masing 20 orang. Lebih lanjut, jadi sesi pertama 20 orang, sesi kedua 3 orang. Kemudian untuk komputer yang disediakan itu 21 unit.

Ia juga mengungkapkan bahwa di dalam Asesmen Nasional ini guru – guru dan dirinya juga terlibat untuk melaksanakan survei lingkungan sekolah yang telah berlangsung kemarin, dan ini untuk guru-guru dan kepala sekolah.

“Alhamdulillah untuk survei lingkungan sekolah kemarin setelah dari Asesmen sesi pertama, saya dan guru-guru telah melakukan pengesihan survei lingkungn sekolah. Dan berakhir sekitar jam 5 sore kemarin,” ujarnya sembari menuturkan, dengan jumlah guru 15 orang termasuk dirinya, sehingga total 16 orang.

Ia menambahkan, tujuan dari Asesmen Nasional ini untuk pemetaan kondisi sekolah, proses belajarnya seperti apa, dan sebagainya. Itu yang dilihat untuk bagaimana kedepannya seperti apa oleh pemerintah untuk melihat kemampuan itu.

Karena prinsipnya untuk dalam proses pembantuan dalam proses belajar mengajar di dalamnya, sebab disitu, ia katakan, guru-guru dan kepala sekolah merujuk pada masalah lingkungan sekolah, yaitu fasilitas sekolah, cara belajar, dan cara mengajarnya seperti apa yang dilakukan oleh guru.

Sedangkan siswa itu melaksanakan dua, yakni Asesmen Nasional literasi, dan lumerasi. Dimana pada hari pertama kemarin dilaksanakan oleh siswa itu Asesmen literasi, sementara hari kedua, hari ini adalah lumerasi.

“Harapan saya, mudah – mudahan apa yang sudah dilakukan oleh siswa ini bisa memberikan yang terbaik untuk sekolah dengan kemampuan anak-anak untuk mengisi Asesmen ini, baik itu literasi, maupun lumerasi. Mudah-mudahan bisa meningkatkan sekolah kedepan seperti apa, sehingga bisa berjalan dengn baik,” harap Junawan mengakhirinya. #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.