Laporan : Nurman Ismail (JMSI)
Editor : Mahmud Marhaba
BOALEMO [KP] – Beginilah pengakuan sesorang yang mengaku anggota TNI gadungan dengan nama lengkap Ronaldo Montolalu yang berhasil diringkus anggota Koramil pada Selasa malam (31/3/2020), pukul 11.00 wita di desa Hungayonaa.
Menurut keterangan Nurman Supriyanto Dai, selaku Dan Sub Unit Intel Boalemo Kodim 1313 Pohuwato bahwa Ronaldo mengaku sebagai TNI AD yang bertugas sebagai Babinsa di desa Pentadu Timur kecamatan Tilamuta.

Dirinya diamankan setelah pihak Koramil mendapat laporan dari masyarakat desa Piloliyanga sekitar pukul 22.00 wita. Anggota Sertu La Ode, Sertu Donal Yusuf, dan Koptu Faisal langsung melakukan penangkapan sekitar pukul 23.00 wita dan mengamankan terduga di Koramil Tilamuta.
Dari pengakuan masyarakat, Ronaldo Montolalu mengaku sebagai wartawan salah satu media siber di Gorontalo. Wartawan kabarpublik.id Biro Boalemo melalui kepala desa Mohungo kecamatan Tilamuta, Asrin Delipu mengaku bahwa pada hari Jumat, 27 Maret 2020 lalu, dirinya sempat di temui oleh Ronaldo Montolalu di kantor desa Mohungo dengan tujuan mempertanyakan dana desa atas perintah Bupati Boalemo.
Kades Asrin Delipu sempat menanyakan kepada wartawan gadungan Ronaldo Montolalu terkait surat perintah dari Bupati Boalemo, namun Ronaldo menjawab bahwa dirinya tidak membawa surat perintah karena Bupati dalam keadaan marah.
Dari seluruh informasi yang di himpun wartawan kabarpublik id, bahwa Ronaldo Mentolalu sudah dua minggu berada di kecamatan Tilamuta, melancarkan aksinya dengan membawa beberapa identitas dirinya diantaranya mengaku sebagai wartawan,LSM dan anggota TNI-AD.

“Kalau siang dia mengaku wartawan atau LSM, dan kalau malam dia mengaku tentara,”ungkap Nurman Suprianto Dai, Dan Sub Intel Unit Boalemo 1313 Pohuwato, Rabu (01/04/2020).
Di ketahui bahwa Ronaldo Montolalu berasal dari kabupaten Gorontalo Utara sebagai warga desa Kwandang. Kini wartawan gadungan itu sudah diserahkan pihak Koramil ke Polres Boalemo untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. #[KP]







