Breaking News
Live Update Berita Terkini

Abdul Muis dan Rasnal Bersyukur Dapat Rehabilitasi dari Presiden 

Kamis, 13 Nov 2025
Editor: admin
Abdul Muis dan Rasnal melayani pertanyaan wartawan. Repro Setneg
Dengarkan dgn suara Siap
14K pembaca

JAKARTA (kabarpublik) – Raut lega dan haru terpancar dari wajah dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Abdul Muis dan Rasnal, usai menerima surat rehabilitasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Keputusan itu bukan sekadar pemulihan nama baik, tetapi juga penegasan bahwa perjuangan panjang mereka akhirnya menemukan keadilan.

Usai menerima surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (13/11/2024). Keduanya langsung menyampaikan ungkapan terima kasih dan rasa syukur atas perhatian kepala negara terhadap nasib guru di daerah.

“Saya pribadi dan keluarga besar menyampaikan setulus-tulusnya terima kasih kepada bapak presiden yang telah memberikan rasa keadilan kepada kami, selama lima tahun ini kami merasakan diskriminasi, baik dari aparat penegak hukum maupun birokrasi atasan kami yang seakan-akan tidak pernah peduli dengan kasus yang kami hadapi,” kata Abdul Muis, guru Sosiologi, dengan mata berkaca-kaca.

Sementara Rasnal, mantan kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara yang kini mengajar Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Luwu Utara, mengaku perjalanan yang ia dan rekannya tempuh untuk mencari keadilan bukanlah hal mudah. Ia menggambarkan perjuangan mereka sebagai perjalanan sangat melelahkan.

“Ini perjalanan sangat melelahkan. Kami telah berjuang dari bawah, dari dasar sampai ke provinsi. Sayangnya kami tidak bisa mendapat keadilan,” kata Rasnal.

Dia juga mengungkapkan rasa syukur mendalam usai bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto dan menerima keputusan rehabilitasi. Ia menyebut langkah itu sebagai anugerah besar yang memulihkan nama baiknya serta menjadi bukti nyata kepedulian Presiden Prabowo terhadap keadilan bagi para guru.

“Alhamdulillah bapak presiden memberi kami rehabilitasi. Saya tidak bisa mengatakan sesuatu kepada bapak presiden, terima kasih bapak presiden,” ucapnya penuh syukur dengan raut berkaca-kaca.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT, kami telah memperoleh keadilan dan direhabilitasi kami punya nama baik, semoga tidak terjadi lagi pada para pendidik di Tanah Air,” tambah Rasnal.

“Semoga ke depan tidak ada lagi kriminalisasi terhadap guru-guru yang sedang berjuang di lapangan. Sekarang ini teman-teman guru selalu dihantui bahwa kalau sedikit berbuat salah, selalu ada hukuman-hukuman yang tidak pantas,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.