News Update
Live Update Berita Terkini

1 Tahun Prabowo-Gibran, Presiden Paparkan Bidang Investasi, Lapangan Kerja, dan Pariwisata

Selasa, 21 Okt 2025
Editor: admin
Presiden Prabowo Subianto memaparkan capaian penting pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta. Repro Setneg
Dengarkan dgn suara Siap
40.1K pembaca

JAKARTA (kabarpublik) -Sejumlah capaian penting pemerintah di bidang investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pariwisata dipaparkan Presiden Prabowo Subianto dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/102025).

Menurut presiden, berbagai program strategis pemerintah telah berhasil memperkuat daya saing ekonomi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Presiden juga menjelaskan, realisasi investasi sepanjang Januari hingga September 2025 mencapai Rp1.434 triliun, meningkat 13,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dan menghasilkan 1,9 juta lapangan pekerjaan.

“Jadi target investasi tercapai bulan September lalu. Ini saya kira suatu prestasi, juga menunjukkan bahwa iklim investasi kita masih diminati banyak negara,” kata kepala negara.

Presiden juga menyoroti dampak besar program makan bergizi gratis (MBG) yang ikut menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Program itu menggandeng hampir 18.895 UMKM, koperasi, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rantai pasok bahan pangan. 

Dikatakan juga, program MBG telah mendapatkan apresiasi dari Rockefeller Institute, karena membawa dampak terhadap perekonomian.

“Dia katakan, satu dolar yang dikucurkan untuk program MBG ini, return-nya, dampaknya itu, return-nya itu hitungan mereka antara lima kali, lima dolar sampai nanti di ujungnya 37 dolar. Anda bisa bayangkan. Lima kali dampak ekonominya,” katanya. 

Di bidang ketenagakerjaan, Presiden menyampaikan peningkatan upah minimum provinsi sebesar 6,5 persen, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah turut memberi perhatian kepada pekerja sektor informal, termasuk 4 juta pengemudi ojek daring yang untuk pertama kalinya menerima bonus Hari Raya. 

“Kita diskusi terus sama perusahaan-perusahaan terbesar, untuk kita cari pelayanan terbaik pengemudi ojol ini, kemudian efisiensi, sehingga tidak terjadi suatu persaingan yang saling merugikan. Tapi kita ingin supaya lapangan kerja ojol ini, pengemudi ojol ini terjamin,” ujarnya. 

Di bidang pariwisata, Indonesia mencatat kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 12 persen menjadi 14,8 juta kunjungan pada tahun 2025. Capaian itu diperkuat dengan prestasi 33 hotel dan resor Indonesia yang memperoleh pengakuan bintang Michelin. 

“Satu bintang minimal, ini sangat penting di bidang pariwisata. Berarti kelas kita adalah kelas teratas di dunia dengan penghargaan dari Michellin itu. Jumlah wisatawan kita satu tahun terakhir naik 12 persen menjadi 14,8 juta kunjungan. Saya kira ini perlu juga kita bangga,” tutur presiden, seperti dikutip dari laman Setneg.

No More Posts Available.

No more pages to load.