Laporan : Muh Rifaldy (JMSI), Editor :Mahmud Marhaba
GORONTALO [KP] – Guyonan yang sempat dilontarkan Budi Datunsolang diakun facebook resmi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat kegiatan Q & A bersama Rektor sedang berlangsung, Rabu, 06 Mei 2020, nampaknya jadi polemik bagi beberapa mahasiswa Universitas Ichsan Gorontalo (UIG).
Dalam komentarnya budi mengaku sebagai mahasiswa UIG dan meminta paket kuota gratis kepada Rektor UNG. “Pak saya anak kampus Ichsan minta kuota,” komentar Budi Mahasiswa UNG.
Komentar yang dibacakan Isal Gorapu, yang saat itu menjadi teman Rektor di acara Q & A akhirnya mengundang respon yang bermacam-macam dari penonton. Ada yang mengangap itu hanya sekadar lelucon belaka ada pula yang mengangap itu sebagai suatu penghinaan.
Menyikapi hal ini Budi segera menyampaikan permintaan maaf melalui video klarifikasi yang dibuatnya kepada pihak Universitas Ichsan Gorontalo karena dirinya telah mengatasnamakan sebagai mahasiswa UIG.
“Tidak ada niat sedikitpun dari saya untuk menjatuhkan atau menjelekan pihak UIG, saya memohon maaf kepada semua pihak yang merasa tersinggung,” ujar Budi, Kamis (07/05/2020).
Ia mengaku keinginannya untuk bercanda saat itu merupakan keteledoran. Peristiwa ini akan dijadikannya sebagai introspeksi diri serta pembelajaran di kemudian hari.
“Mungkin hal ini bisa menjadi introspeksi diri di kemudian hari, agar saya tidak lagi mengulangi hal tersebut,” ujar Budi.
Sementara itu, salah seorang mahasiswa UIG, Zulmawan Nahkoda, menilai dengan adanya video yang beredar dan sudah viral di media sosial itu tidak bisa disalahkan sepenuhnya kepada Budi yang mengajukan pertanyaan. Seharusnya, Isal Gorapu yang menjadi pembawa acara dan dikenal sebagai komedian di Gorontalo itu, alangkah baiknya turut mengambil peran menyelesaikan polemik tersebut.
“Saya sebagai mahasiswa akhir UIG menilai hal ini tidak ada unsur kesengajaan. Hanya saja karena kemunculan video yang telah dipotong dan lalu disebarkan, sehingga hal ini ditafsir menjadi bahan lelucon dan dinilai meremehkan UIG. Olehnya itu, saya berharap masalah ini diselesaikan secara kolektif,” tandas Zul. #[KP]





