News Update
Live Update Berita Terkini

Usai Laksanakan UTS, Ini Harapan Kepala Sekolah SDN 65 Kepada Siswa

Senin, 4 Okt 2021
Editor:
Kepala Sekolah SD Negeri 65 Kota Ternate, Asmadin. [Foto : Istimewa]
Kepala Sekolah SD Negeri 65 Kota Ternate, Asmadin. [Foto : Istimewa]
Dengarkan dgn suara Siap
8.3K pembaca

Laporan : Yadi
Editor : YR

MALUKU UTARA [Kabarpublik.id] – Pelaksanaan ujian tengah semester (UTS) di  SD Negeri 65 Kota Ternate telah selesai dilaksanakan oleh pihak sekolah selama enam hari. Hal tersebut sesuai dengan kalender pendidikan.

“Alhamdulillah pelaksanaan UTS telah  dilaksanakan dan sudah selesai, sesuai dengan kalender pendidikan,” ucap Asmadin, Kepala Sekolah SD Negeri 65 Kota Ternate diruang kerjanya, Senin (04/10/2021).

Ia katakan bahwa UTS ini dimulai 27 September sampai berakhir 2 Oktober  2021. Selain itu, untuk nilai siswa dari hasil UTS itu, saat ini sementara masih dalam proses.

“Tapi setiap hari saya selalu melakukan  rapat evaluasi, baik itu dalam proses mengerjakan soal yang ada kendala-kendala dalam kelas yang  ditemukan di dalam pelaksanaan UTS, bahkan sampai pada tingkat kehadiran siswa di evaluasi terus menerus dan lain – lain,” ujarnya.

Sementara itu, untuk siswa yang hadir di dalam UTS ini sebanyak 209 siswa mulai dari kelas I sampai kelas VI, yaitu terdiri dari  kelas A, dan B sehingga ada shif A dan shif B. Untuk shif A itu masuk mulai Senin-Rabu, sampai dengan Jumat.

“Sedangkan shift B masuk Selasa-Kamis sampai Sabtu. Jadi masing-masing shift   mendapatkan tiga hari pelaksanaan UTS sesuai jadwal yang telah kita tentukan,” jelas mantan Ketua BEM STIKIP tahun 2004 itu.

Mantan Kepala Sekolah SD Negeri 66 Rua, Kecamatan Pulau Ternate itu juga berharap,  mudah – mudahan hasil dari UTS ini, bagi   sekolah menjadi bahan evaluasi pelaksanaan pembelajaran selama kurang lebih berlangsung 3 bulan.

“Diawal tahun pembelajaran ini paling tidak, ini akan menjadi bahan keluhan kita untuk  memperbaiki proses belajar mengajar di   tiga bulan sisanya di semester I. Selanjutnya, untuk siswa saya berharap bahwa hasil UTS ini juga di jadikan sebagai bahan masukan pada siswa dan orang tua,” ujarnya.

Lebih lanjut, agar nilai yang diperoleh ini, bagi nilainya masih dibawah KKM atau kriteria ketuntasan minimal, supaya mengikuti kegiatan remedial, dan telah melampaui KKM, agar bisa mengikuti pengayaan, sehingga tidak berpuas diri dengan nilai yang sudah ada.

“Hasil UTS saat ini masih dalam proses pengolahan. Jadi saya masih menunggu  hasil pengolahan secara utuh direkap dalam  daftar nilai, setelah itu, lalu kami akan melakukan rencana tindaklanjut   perbaikan,” pungkasnya. #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.