Breaking News
Live Update Berita Terkini

Titiek Soeharto Minta Program Ketahanan Pangan Nusakambangan Dicontoh Daerah Lain

Sabtu, 20 Jun 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto memanen telur ayam di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2026). ANTARA/Fath Putra Mulya
Dengarkan dgn suara Siap
3.4K pembaca

CILACAP (kabarpublik.id) – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi program ketahanan pangan yang dijalankan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Menurutnya, program tersebut layak menjadi contoh dan direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kunungan kerja ke Nusakambangan, Sabtu (20/6/2026), Titiek menilai langkah Kementerian Imipas mengubah lahan tidak produktif menjadi kawasan pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan terobosan yang patut diapresiasi.

“Atas nama Komisi IV DPR RI, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Imipas dan seluruh jajaran. Mudah-mudahan program seperti ini dapat ditiru dan diterapkan di tempat lain,” kata Titiek.

Ia menyoroti pemanfaatan lahan di Nusakambangan yang kini digunakan untuk budidaya udang vaname, ikan sidat, jagung, cabai, aneka buah-buahan, serta peternakan kambing dan sapi.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Para narapidana yang telah memenuhi syarat dan lolos asesmen dilibatkan dalam berbagai kegiatan produktif sehingga memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

Selain mendapatkan pengalaman kerja, warga binaan juga menerima premi atas kontribusi mereka dalam program tersebut.

“Itu yang menjadi nilai lebih dari program ini. Mereka mendapatkan bekal keterampilan sekaligus penghargaan atas hasil kerja yang dilakukan,” ujarnya.

Titiek juga menilai transformasi Nusakambangan sebagai langkah inovatif. Pulau yang selama ini dikenal sebagai lokasi lembaga pemasyarakatan dengan tingkat pengamanan tinggi kini berkembang menjadi salah satu pusat pengembangan ketahanan pangan.

Menurut dia, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa program ketahanan pangan dapat dijalankan oleh berbagai sektor, termasuk kementerian yang membidangi pemasyarakatan.

“Ini menjadi motivasi bagi kementerian dan lembaga lain untuk lebih aktif mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan di Nusakambangan membuktikan bahwa pengembangan sektor pangan sangat bergantung pada komitmen dan kemauan untuk memanfaatkan potensi yang tersedia.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan program ketahanan pangan di lingkungan Kementerian Imipas guna mendukung swasembada pangan nasional sekaligus memberikan pembinaan yang produktif bagi warga binaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.