Laporan : Yadi / Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Bakal Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Provinsi Maluku Utara, Sugeng Cahyono menyerahkan administrasi bakal calon DPD RI ke KPU Provinsi Maluku Utara, dengan didampingi Liaison Officer (LO), Dwi Apriliyanti Purdiman.
Usai menyerahkan berkas administrasi tersebut Sugeng menyatakan, kedatangannya ke KPU untuk menyerahkan administrasi bakal calon DPD, untuk pemilihan tahun 2024 mendatang.
“Mekanisme yang kami harus tempuh mengacu pada peraturan yang telah ditetapkan oleh KPU itu akan dilaksanakan semaksimal mungkin,” ucapnya kepada awak media, Sabtu (6/5/2023).
Dirinya mengatakan, pihaknya akan mengikuti tahapan berikutnya, yaitu verifikasi pada tanggal 14 Mei hingga 23 Juni.Kalau pun ada kekurangn administrasi siap diperbaharui atau diperbaiki.
Sugeng menyebut,untuk kesiapan langka-langka dalam kontestasi dari 17 calon yang lolos, pada prinsipnya sudah dari awal mempersiapkan diri untuk maju sebagai calon anggota DPD RI.
“Besar harapan saya dalam pelaksanaannya nanti bisa berusaha meraih suara yang diharapakan untuk duduk sebagai anggota DPD. Tentunya persebaran suara dari 10 Kabupaten Kota ini tentunya kandidat punya strategi sendiri tetapi saya optimis dan yakin bisa lolos,” ujarnya.
Dijelaskan untuk langkah strategis ia bilang, yng jelas konsolidasi sudah berjalan di 7 Kabupaten Kota, yang belum itu tiga Kabupaten, yaitu Halmahera Timur, Pulau Morotai, dan Taliabu.
Meski begitu, pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin mencari dukungan suara pemilihan anggota DPD, yang sasarannya ke kantong- kantong yang bisa diterima oleh masyarakat.
“Intinya itu, karena kompetisi sendiri jangan melihat dari latar belakang sukuisme. Besar harapan saya persaingan betul-betul murni, tidak perlu ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi sesama calon anggota DPD,” sebut Sugeng.
Ia berujar, ketika lolos sebagai anggota DPD RI nanti yang paling utama adalah akan bekerja sama dengan kepala daerah untuk melobi anggaran APBN dan tentu akan diperjuangkan.
“Karena kepentingan kami memperjuangkan daerah dan mungkin siapa tahu juga saya bisa
melengkapi apa yang menjadi kekurangan daerah khususnya di Maluku Utara,” katanya.
Sementara itu, Dwi Apriliyanti menjelaskan, tiga Kabupaten yang belum di datangi itu yang jelas
komunikasi dukungan sudah dilakukan.
“Namun yang diminta dukungan dan suport dari masyarakat Maluku Utara agar lebih jelih melihat calon kandidat kami, jangan melihat sukunya, tapi pengabdiannya selama ini,” pungkasnya.







