Breaking News
Live Update Berita Terkini

Stok BBM Aman 28 Hari, Pemerintah Minta Warga Tak Panic Buying

Kamis, 19 Mar 2026
Editor: Eky
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat meninjau ketersediaan BBM dan kesiapan kelistrikan di Rest Area KM 379A Batang menjelang Lebaran 2026. (Sumber: esdm.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
24.1K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan pasokan listrik dalam kondisi aman menjelang Lebaran Idulfitri 2026.

Pemerintah mencatat cadangan BBM nasional saat ini berada di kisaran 27 hingga 28 hari, sehingga kebutuhan masyarakat, termasuk untuk arus mudik, dipastikan tercukupi.

“Hari ini kami melakukan pengecekan langsung ketersediaan BBM dan keandalan sistem kelistrikan. Cadangan BBM sudah melampaui batas minimal, sehingga masyarakat bisa mudik dengan tenang,” ujar Yuliot saat meninjau Rest Area KM 379A Batang, Rabu (18/3).

Ia menegaskan, kondisi pasokan energi nasional baik untuk transportasi maupun kelistrikan masih berada pada level aman. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Pemerintah juga memastikan tidak ada pembatasan pembelian BBM selama periode Lebaran, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami tidak memberlakukan pembatasan. Masyarakat bisa membeli BBM sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Meski demikian, Yuliot mengimbau masyarakat tetap tertib saat mengisi BBM di SPBU, terutama saat terjadi antrean, agar tidak menimbulkan kericuhan.

Selain BBM, pasokan listrik juga dipastikan dalam kondisi terkendali. Saat ini, daya mampu sistem kelistrikan mencapai 52 gigawatt, dengan beban puncak sekitar 35 persen. Artinya, masih tersedia cadangan listrik (risk margin) sekitar 48 persen.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami terus bekerja keras memastikan pasokan energi tersedia dari Sabang sampai Merauke, agar masyarakat bisa menjalankan mudik dan Lebaran dengan nyaman,” tegas Yuliot.

(Sumber: esdm.go.id)

No More Posts Available.

No more pages to load.