News Update
Live Update Berita Terkini

Sengketa Pilkada di MK, Syamsi Pomalingo Ajak Masyarakat Percayakan pada Mekanisme Hukum

Jumat, 7 Feb 2025
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
10.6K pembaca

GORONTALO [kabarpublik.id] – Ketegangan politik akibat sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tengah diproses di Mahkamah Konstitusi (MK) kian terasa di tengah masyarakat.

Merespons kondisi ini, akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Syamsi Pomalingo, mengajak semua pihak untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

“Perbedaan pilihan itu hal biasa, yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga kedamaian dan menghormati satu sama lain,” ujar Syamsi.

Ia menekankan bahwa demokrasi yang sehat hanya bisa terwujud jika masyarakat dapat menerima hasil dengan lapang dada, serta mempercayakan proses hukum kepada MK sebagai lembaga yang berwenang.

Menurutnya, menghormati jalannya sidang sengketa Pilkada adalah bentuk kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga stabilitas sosial. Jangan sampai ketegangan politik mengorbankan persaudaraan dan persatuan yang sudah terjalin,” tegasnya.

Syamsi juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

Ia menyoroti peran media sosial yang sering kali menjadi wadah penyebaran hoaks dan narasi yang memperkeruh keadaan.

“Mari kita bijak dalam menyikapi informasi. Jangan sampai emosi mengalahkan akal sehat. Demokrasi yang kuat adalah demokrasi yang dibangun atas dasar saling menghormati,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.