Portugal tampil dominan saat menghadapi Uzbekistan di Houston Stadium. Ronaldo membuka keunggulan pada menit keenam sebelum Nuno Mendes menggandakan skor.
Kapten Portugal itu kemudian mencetak gol keduanya untuk memperlebar jarak, sebelum rekan-rekannya melengkapi kemenangan besar yang membawa tim semakin dekat ke babak berikutnya dari Grup K.
“Rekor selalu menyenangkan, tetapi tujuan saya adalah membantu tim nasional mencapai targetnya,” kata Ronaldo setelah pertandingan, dikutip dari FIFA.
Dua gol tersebut membuat Ronaldo kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Pada usia 41 tahun 138 hari, ia menjadi pemain tertua kedua yang mencetak gol di putaran final Piala Dunia.
Catatan itu hanya kalah dari legenda Kamerun Roger Milla yang mencetak gol pada usia 42 tahun 39 hari saat Piala Dunia 1994.
Pelatih Portugal Roberto Martinez memuji respons timnya setelah penampilan yang dinilai kurang meyakinkan pada laga sebelumnya. Menurut dia, Portugal menunjukkan kematangan dan kualitas permainan yang lebih baik untuk meraih kemenangan meyakinkan atas Uzbekistan.
Di pertandingan lain Grup K, Kolombia mengamankan tempat di fase gugur setelah menundukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor tipis 1-0 di Guadalajara Stadium.
Kolombia mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang, namun penampilan gemilang kiper Kongo Lionel Mpasi membuat gawang tim Afrika itu sulit ditembus. Mpasi berkali-kali menggagalkan upaya para pemain Kolombia sepanjang laga.
Kebuntuan akhirnya pecah ketika pertandingan memasuki 15 menit terakhir. Bek kanan Daniel Munoz membantu serangan melepaskan tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan dan gagal diantisipasi Mpasi.
Kolombia sebenarnya sempat menambah keunggulan melalui Luis Diaz. Namun dua gol yang dicetak penyerang Liverpool tersebut dianulir wasit sehingga skor 1-0 bertahan hingga laga usai.
Kemenangan itu memastikan tim asuhan Nestor Lorenzo melaju ke fase berikutnya dan menjaga peluang untuk mengakhiri fase grup sebagai juara Grup K.
Sementara itu, Kroasia meraih kemenangan perdana mereka di Grup L setelah mengalahkan Panama 1-0 di Toronto Stadium.
Gol semata wayang Kroasia dicetak Ante Budimir yang masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua.
Kemenangan tersebut membuat Kroasia kembali bersaing dalam perebutan tiket ke fase gugur. Sebaliknya, kekalahan itu memastikan Panama tidak lagi memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Pada laga lain di Grup L, Inggris harus puas berbagi poin setelah ditahan Ghana tanpa gol di Boston Stadium.
The Three Lions mendominasi pertandingan dengan mencatatkan 18 percobaan tembakan. Namun, mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas akibat kokohnya lini pertahanan Ghana dan penampilan impresif kiper Benjamin Asare.
Meski gagal meraih kemenangan, hasil imbang tersebut membuat Inggris dan Ghana tetap berada di posisi terdepan dalam persaingan Grup L.
Kedua tim kini berada dalam jalur yang baik untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (ant)






