JAKARTA (kabarpublik.id) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Seminar Nasional sekaligus peringatan HUT ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) di Hotel Grand Platinum, Jakarta Pusat, Kamis (27/11). Acara ini menjadi ajang penguatan komitmen bersama dalam peningkatan mutu layanan rumah sakit daerah di seluruh Indonesia.
“Terima kasih kepada ARSADA yang telah menyelenggarakan seminar ini sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan dan kapasitas rumah sakit daerah sebagai pelaksana utama transformasi sistem kesehatan,” ujar Wagub Rano.
Rano menyampaikan bahwa Pemprov DKI terus menghadirkan kebijakan yang mendorong peningkatan layanan kesehatan. Ia menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta yang mencapai 84,15 tertinggi di Indonesia serta angka harapan hidup warga Jakarta yang menyentuh 75,8 tahun pada 2024.
Dalam transformasi menuju kota global, Jakarta memiliki visi mewujudkan masyarakat megapolitan yang berdaya dan sejahtera. Rano menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk terus meningkatkan kualitas hidup warga, termasuk melalui peningkatan fasilitas rumah sakit daerah.
Rano menambahkan bahwa sejalan dengan Asta Cita Presiden terkait penguatan pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan, Jakarta memiliki tanggung jawab menyediakan layanan kesehatan rujukan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.
“Kami bertekad menjadikan Jakarta sebagai pilihan utama layanan kesehatan dengan membangun sistem rujukan yang terintegrasi dan berstandar tinggi,” tegasnya.
Beberapa program adaptif Pemprov DKI yang tengah berjalan antara lain JakConnected, JakCare, JakAmbulance, serta pembentukan pasukan putih untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi lansia, penyandang disabilitas, dan warga dengan keterbatasan aktivitas harian.
Pemprov DKI juga tengah mematangkan pembangunan Rumah Sakit Daerah Tipe A yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Rumah sakit ini diproyeksikan menjadi pusat rujukan nasional untuk penyakit berat seperti jantung dan kanker, sekaligus rumah sakit pendidikan dan riset terpadu.
Rano menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak, termasuk ARSADA, dalam memperkuat transformasi layanan kesehatan di Jakarta dan Indonesia.
“Semoga ARSADA semakin berperan dalam menciptakan ekosistem kesehatan yang inklusif, komprehensif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” tutupnya.







