News Update
Live Update Berita Terkini

Program Listrik Masuk Sawah Bantu Petani Lampung Hadapi Kemarau

Jumat, 21 Agu 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Tenaga Ahli Menteri Pertanian yang juga Ketua Program Listrik Masuk Sawah Hermansyah memberi keterangan terkait listrik masuk sawah. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Dengarkan dgn suara Siap
5.1K pembaca

BANDARLAMPUNG (kabarpublik.id) – Program Listrik Masuk Sawah dinilai dapat membantu petani di Provinsi Lampung memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian, terutama saat musim kemarau.

Tenaga Ahli Menteri Pertanian sekaligus Ketua Program Listrik Masuk Sawah, Hermansyah, mengatakan kehadiran jaringan listrik di kawasan pertanian merupakan hasil sinergi pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, PLN, dan berbagai pihak.

“Sinergi dari pemerintah daerah dan berbagai pihak juga terlihat dalam memajukan sektor pertanian, salah satunya dengan kehadiran PLN melalui program listrik masuk sawah,” ujar Hermansyah di Bandarlampung, Jumat (21/8/2026).

Menurut dia, jaringan listrik dapat dimanfaatkan untuk mengoperasikan pompa irigasi sehingga air dapat dialirkan ke lahan pertanian. Program tersebut menjadi penting bagi petani yang menghadapi keterbatasan pasokan air selama musim kemarau.

Hermansyah mengatakan Kementerian Pertanian bersama PLN akan berkoordinasi dengan dinas pertanian di seluruh Lampung untuk memetakan kebutuhan listrik di kawasan pertanian.

Gabungan kelompok tani yang mengalami kendala akses listrik juga dapat menyampaikan kebutuhan tersebut untuk ditindaklanjuti.

“Nanti kita akan petakan daerah mana saja yang mengajukan ini agar segera bisa dilaksanakan. Dengan listrik masuk sawah, harapannya petani akan semakin mudah dalam melaksanakan kegiatan pertaniannya,” katanya.

Ia menambahkan, Kementerian Pertanian telah menyediakan pompa untuk mendukung irigasi pertanian. Kehadiran jaringan listrik diharapkan dapat membuat pompa tersebut beroperasi lebih optimal.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung Noer Soeratmoko mengatakan PLN berkomitmen mendukung pengembangan sektor pertanian melalui penyediaan jaringan listrik.

Ia mencontohkan dukungan PLN terhadap program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM AAS) di Kabupaten Lampung Tengah. PLN telah membangun jaringan listrik sepanjang sekitar satu kilometer untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian.

“Jaringan listrik ini akan berfungsi untuk menghidupkan pompa guna memasok kebutuhan air,” kata Noer.

Menurut dia, penggunaan pompa listrik dapat membuat pengairan sawah lebih hemat, efisien, dan lancar. Pengoperasian pompa juga dapat dilakukan secara manual maupun otomatis sehingga memudahkan petani.

Noer menegaskan PLN siap membantu pemasangan jaringan listrik untuk kebutuhan pertanian selama tersedia jaringan listrik di lokasi yang membutuhkan.

“Pada prinsipnya, bila ada permohonan dari pertanian untuk jaringan listrik, kami akan bantu selama ada jaringan listrik di situ,” ujarnya.

PLN juga akan berkoordinasi dengan dinas pertanian terkait kebutuhan pompa dan jaringan listrik untuk mendukung produktivitas petani di Lampung.

No More Posts Available.

No more pages to load.